Bacaan Liturgi Katolik
Bacaan Liturgi Hari Ini Jumat 3 Oktober 2025, Pesta Santo Fransiskus Borgia, Pengaku Iman
Simak bacaan liturgi hari iniJumat 3 Oktober 2025. Bacaan liturgi katolik hari ini disiapkan untuk pesta St Fransiskus Borgia
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gereja-Stasi-StPetrus-Watu-Ndoa-di-Translok-Mbay.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan liturgi hari iniJumat 3 Oktober 2025.
Bacaan liturgi katolik hari ini disiapkan untuk pesta fakultatif Santo Fransiskus Borgia, Pengaku Iman dan hari biasa pekan XXVI.
Hari biasa pekan XXVI dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Jumat: Bar. 1:15-22; Mzm. 79:1-2,3-5,8-9; Luk. 10:13-16 dan BcO Yes. 20:1-6.
Baca juga: Teks Misa Hari Minggu 5 Oktober 2025 dan Renungan Harian Katolik
Bacaan pertama:
Bar 1:15 Katakanlah sebagai berikut. Keadilan ada pada Tuhan, Allah kita, sedangkan malu muka pada kami, sebagaimana halnya hari ini, yaitu: pada orang-orang Yehuda dan penduduk Yerusalem,
Bar 1:16 pada sekalian raja kami, para pemimpin, para imam dan nabi serta pada nenek moyang kami.
Bar 1:17 Memang kami telah berdosa kepada Tuhan.
Bar 1:18 Kami tidak taat kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, untuk mengikuti segala ketetapan Tuhan yang telah ditaruh-Nya di hadapan kami.
Bar 1:19 Semenjak hari Tuhan membawa nenek moyang kami keluar dari negeri Mesir hingga dengan hari ini kami tidak taat kepada Tuhan, Allah kami. Sebaliknya Tuhan telah kami alpakan karena tidak mendengarkan suara-Nya.
Bar 1:20 Dari sebab itu maka melekatlah kepada kami semua bencana dan laknat yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya, waktu nenek moyang kami dibawa-Nya keluar dari negeri Mesir untuk dianugerahkan-Nya kepada kami suatu tanah yang berlimpah susu dan madunya, sebagaimana halnya hari ini.
Bar 1:21 Tetapi kami tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, sesuai dengan firman para nabi yang telah Tuhan utus kepada kami.
Bar 1:22 Bahkan kami telah pergi berbakti kepada allah lain, masing-masing menurut angan-angan hati jahatnya, dan kami melakukan apa yang durjana dalam pandangan Tuhan, Allah kami.
Mazmur Tanggapan: