Rabu, 13 Mei 2026

Inji Katolik Hari Ini

Injil Katolik Hari Sabtu 18 Oktober 2025 dan Mazmur Tanggapan

Simak injil Katolik hari ini Sabtu 18 Oktober 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Injil Katolik Hari Sabtu 18 Oktober 2025 dan Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
UMAT KATOLIK - Mari simak injil Katolik hari ini Sabtu 18 Oktober 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik. 

Renungan Harian Katolik

“Terkirim dalam Misi Kasih”

Hari ini Gereja merenungkan Injil dari Lukas 10:1–9, ketika Yesus mengutus tujuh puluh murid-Nya berdua-dua untuk pergi ke kota-kota dan desa-desa, membawa kabar sukacita tentang Kerajaan Allah. Injil ini bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga panggilan untuk kita umat Katolik di zaman modern: kita semua adalah utusan Kristus.

Yesus Mengutus Berdua-dua

Yesus tidak mengutus murid seorang diri, tetapi berdua-dua. Hal ini menekankan pentingnya kebersamaan dalam perutusan. Gereja Katolik selalu menekankan hidup dalam komunitas: kita saling menopang, saling mendoakan, dan saling mengingatkan agar tetap setia.


Dalam keluarga, komunitas lingkungan, atau pelayanan Gereja, kita pun dipanggil untuk hidup dalam kebersamaan, bukan berjalan sendiri.

“Tuaian Banyak, Tetapi Pekerja Sedikit”

Yesus menegaskan bahwa ladang misi begitu luas, tetapi pekerja sedikit. Pesan ini sangat relevan: dunia saat ini haus akan kasih, pengharapan, dan damai. Namun, sering kali hanya sedikit orang yang bersedia menjadi saksi iman.

Yesus mengajak kita untuk berdoa kepada Tuhan pemilik tuaian supaya mengirimkan pekerja-pekerja ke ladang-Nya. Maka, setiap orang Katolik diajak: jangan hanya berdoa untuk panggilan, tetapi juga berani menjawab panggilan itu.

Sederhana dalam Perutusan

Yesus mengingatkan murid-murid-Nya untuk tidak membawa pundi-pundi, bekal, atau kasut. Artinya, misi Gereja bukan soal kekuatan materi, melainkan kepercayaan penuh pada penyelenggaraan Allah.

Kita pun dipanggil untuk hidup sederhana dan mengandalkan Tuhan dalam pelayanan, bukan mengandalkan kekuasaan atau kehormatan duniawi.

Membawa Damai

Yesus berkata: “Kalau kamu masuk ke dalam suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.”

Pesan ini mengajarkan bahwa inti dari pewartaan Injil adalah membawa damai, bukan perpecahan. Damai Kristus bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan kesatuan dengan Allah yang menghadirkan sukacita sejati.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved