Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Hari Ini, Bagi Dialah Kemuliaan Sampai Selama-lamanya
Mari simak renungan hari ini Senin 3 November 2025. Tema renungan hari ini bagi dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/MISA-Perayaan-Ekaristi-Requiem-untuk-Bapa-Suci-Paus-Fransiskus.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kemuliaan Allah sebagai tujuan hidup: Segala karya dan keberhasilan manusia seharusnya diarahkan demi memuliakan Allah.
- Kemurahan hati bangsa: Budaya gotong royong dan kedermawanan menjadi warisan luhur bangsa yang tetap hidup meski di tengah tantangan sosial.
- Doa bagi keluarga dan generasi penerus: Harapan agar keluarga bertumbuh dalam iman dan kasih, menciptakan generasi yang menghargai kehidupan.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan hari ini Senin 3 November 2025.
Tema renungan hari ini bagi dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.
Renungan hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Renungan hari ini disiapkan untuk hari Senin Biasa XXXI, Perayaan fakultatif Santo Martinus de Porrez, Pengaku Iman, Santo Hubertus, Pengaku Iman, Santo Malakios dari Armagh, Pengaku Iman dengan warna liturgi hijau.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Senin 3 November 2025 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Hari Senin 3 November 2025, Tinggalkan Mental "Do Ut Des"
Bacaan Pertama : Rm. 11:29-36
Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya. Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!