Kamis, 30 April 2026

Doa Harian Katolik

Teks Doa Persembahan Diri bersama Santa Perawan Maria

Santa Perawan Maria adalah ibu dari Yesus Kristus. Ia merupakan salah satu tokoh paling dihormati dalam Kekristenan

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Teks Doa Persembahan Diri bersama Santa Perawan Maria
TRIBUNFLORES.COM/HO-VATIKAN NEWS
DOA- Doa Rosario, salah satu doa yang didaraskan saat masa Prapaskah Katolik. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sahabat Tribuners berikut ini teks doa persembahan diri Bersama Santa Perawan Maria.

Santa Perawan Maria adalah ibu dari Yesus Kristus. Ia merupakan salah satu tokoh paling dihormati dalam Kekristenan dan juga sangat dihormati dalam Islam (disebut Maryam).

Maria dihormati karena: ketaatan kepada panggilan Tuhan (“Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu”), perannya sebagai ibu Yesus, inti dari kepercayaan Kristen, iman dan kerendahan hatinya, kehadirannya dalam peristiwa penting Yesus (kelahiran, pelayanan, penyaliban, kebangkitan).

Maria sering melambangkan: kesucian, kelembutan, kasih seorang ibu, iman yang taat dan pengharapan.

 

Baca juga: Doa Pembuka Syukur Ibadah Natal Sukacita atas Kelahiran Yesus 

 

 

Simak selengkapnya, teks doa persembahan diri Bersama Santa Perawan Maria di bawah ini;

Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.

Allah Bapa yang Mahakudus, pada hari yang penuh rahmat ini kami mengenangkan Santa Perawan Maria
yang sejak kecil dipersembahkan kepada-Mu dan seumur hidupnya tinggal dalam pangkuan kasih-Mu.

Dalam kesederhanaan dan kepenuhan iman, Engkau membentuk hatinya agar layak menjadi Bunda Putra-Mu, Yesus Kristus.

Bapa, kami datang kepada-Mu dengan hati yang sering tercemar oleh kepentingan, tergoda oleh kuasa, kesenangan diri, dan ambisi yang menyesatkan.

Sucikanlah kami sebagaimana Yesus menyucikan Bait Suci, agar hidup ini tidak menjadi sarang penyamun,
tetapi sungguh menjadi rumah doa, ruang di mana Engkau tinggal dan memerintah dengan kasih-Mu.

Tuntunlah kami untuk setia, jujur, dan tulus hati dalam setiap tugas, pelayanan, dan jabatan yang Kau percayakan. Jauhkan kami dari penyalahgunaan kuasa, dari memanfaatkan sesama demi keuntungan pribadi,
dari jaringan dan kloni-kloni yang merusak keadilan.

Bentuklah kami menjadi pribadi yang memikat hati dengan kebaikan, bukan dengan tipu daya;
menenangkan hati rakyat, bukan menyengsarakan, membawa terang, bukan menambah luka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved