Jumat, 1 Mei 2026

Natal 2025

Pohon Natal dari Bahan Daur Ulang Mulai Terpasang di Ruas Jalan El Tari Kupang

Pohon Natal ini dirangkai dan dipasang sejak dua hari lalu, mulai dari depan Kantor Gubernur NTT hingga alun-alun rumah jabatan gubernur.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Pohon Natal dari Bahan Daur Ulang Mulai Terpasang di Ruas Jalan El Tari Kupang
POS-KUPANG.COM/MARIA SELFIANI BAKI WUKAK
POHON NATAL - Sejumlah pohon Natal mulai terpasang di ruas jalan El Tari Kupang, Sabtu (29/11/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan pohon Natal dari bahan daur ulang mulai dipasang di ruas Jalan El Tari Kupang sebagai bagian dari lomba hias pohon Natal tingkat Provinsi NTT.
  • Instansi pemerintah dan gereja-gereja, termasuk GMIT Petra Oepoi, ikut berpartisipasi dengan karya kreatif menggunakan bahan bekas seperti kantong plastik, ban bekas, galon, dan sisa pohon lontar.
  • Diperkirakan 94 pohon Natal mengikuti lomba, menarik perhatian masyarakat dan pengendara serta menambah kemeriahan suasana Natal di Kupang.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Selfiani Baki Wukak 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Sejumlah pohon Natal dari  peserta lomba hias pohon Natal tingkat provinsi NTT mulai terpasang di ruas jalan El Tari Kupang, Sabtu (29/11/2025) malam. 

Pohon Natal ini dirangkai dan dipasang sejak dua hari lalu, mulai dari depan Kantor Gubernur NTT hingga alun-alun rumah jabatan gubernur.

Sejumlah pohon Natal yang dirangkai ini terdiri dari bahan-bahan daur ulang maupun dari bahan-bahan yang sangat mudah ditemui yakni dari botol bekas air mineral, kantong plastik, ban bekas, hingga buah lontar pun disulap untuk menjadi pohon Natal. 

Baca juga: Pesan Natal PGI-KWI Tahun 2025, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga

Sampah Daur Ulang

Dalam pantauan reporter POS-KUPANG.COM pada malam ini, sejumlah pohon Natal yang dipajangkan berasal dari instansi pemerintahan lingkup Provinsi NTT hingga gereja-gereja pun turut meramaikan lomba ini. 

Ada pula pohon Natal yang sudah mencapai proses pengerjaan 100 persen maupun ada pula yang dalam proses pengerjaan dari tahap awal. 

Para peserta yang pun sangat sibuk untuk menempatkan pohon Natal pada lokasi, menghiasnya dengan pernak pernik hingga menerangi dengan lampu-lampu pohon Natal agar membuat pohon Natal itu menjadi bercahaya dan menjadi daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya. 

Pemasangan pohon Natal ini juga menarik perhatian para pengendara yang melewati ruas jalan El Tari bahkan ada pula yang memelankan kendaraannya agar bisa mengamati pohon-pohon Natal tersebut. 

Pada hari ini pula, sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Alexander Rihi bahwa pasokan listrik sudah dapat digunakan untuk kebutuhan listrik dari pohon Natal tersebut. 

Salah satu peserta lomba hias pohon Natal dari Gereja GMIT Petra Oepoi terlihat mulai memasang pohon Natalnya tepat di depan Kantor Kejaksaan Tinggi NTT. 

Pohon Natal yang terbuat dari bahan kantong plastik berwarna putih ini dihiasi dengan lampu warna warni hingga ornamen Natal yang terbuat dari bahan plastik lainnya. 

Ketua Panitia Perayaan Gereja GMIT Petra Oepoi, Marlon Henuk saat ditemui reporter POS-KUPANG.COM di sela-sela memasangan hiasan pada pohon Natal menjelaskan terkait ide hingga proses pembuatan pohon Natal tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa ia bersama para Jemaat Gereja GMIT Petra Oepoi yang berkisaran 50 sampai 60 orang yang tergabung dalam panitia untuk membuat pohon Natal ini mengaku bahwa fokus mereka yakni membuat pohon Natal dari bahan-bahan daur ulang yang tidak terpakai.

Marlon menambahkan proses pengerjaan pohon Natal itu dari tanggal 16 November hingga sampai saat ini, dari proses perancangan hingga proses pengerjaan dilakukan dalam waktu dua minggu.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved