Misa Hari Minggu
Teks Misa Hari Ini Minggu 14 Desember 2025 Pekan III Adven
Simak teks misa hari ini adven III tahun A Minggu 14 Desember 2025. Teks teks misa hari ini adven III tahun A lengkap renungan harian Katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/MISA-Pater-Louis-Jalang-OCD-saat-membaca-Injil-di-NongguJanuari-2025.jpg)
TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar. TUHAN menjaga orang-orang asing.(Refren)
Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! (Refren)
08. BACAAN KEDUA (Yak. 5:7-10)
L : Bacaan dari Surat Rasul Yakobus
Saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu. Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
09. ALLELUIA (Yes. 61:1)
P : Alleluia
U : Alleluia
P : Roh Tuhan ada padaku. * Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang orang sengsara.
U : Alleluia
10. INJIL [Mat. 11:2-11]
P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Matius.
Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada. Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu menyuruh murid-murid nya bertanya kepada-Nya: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?” Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: “Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari? Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi. Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
11. RENUNGAN SINGKAT
Pada pekan ketiga Masa Adven ini, kita mendengarkan Injil tentang Yohanes Pembaptis dan Yesus. Ada dua hal yang ingin ditekankan dalam Injil ini. Mari kita dalami kedua hal ini.Pertama, pengenalan pribadi akan Tuhan. Dalam kisah tadi disebutkan bahwa Yohanes Pembaptismengutus para muridnya untuk bertanya kepada Yesus, tentang apakah Yesus itu Mesias yang dinanti nantikan. Para muridnya pergi dan mendapatkan konfirmasi tentang identitas Yesus ini. Untuk mendapatkan jawaban ini, para murid harus tinggal bersama Yesus dan menyaksikan apa yang dibuat Yesus. Yesus membuat semuanya menjadi baik. Kisah sederhana ini menunjukkan kepada kita bahwa kita mesti mengenal lebih dalam secara pribadi akan Tuhan. Yohanes Pembaptis sudah mengetahui bahwa Yesus adalah Mesias, karena ia sudah mengenal Yesus sejak dari dalam kandungan. Ketika ia meminta para muridnya untuk bertanya kepada Yesus, Yohanes Pembaptis sebenarnya ingin agar para murid itu mengenal Yesus secara pribadi dan berdasarkan pengalaman yang amat dekat dengan Yesus. Kita belajar untuk mendekatkan diri kepada Tuhan secara pribadi. Ini bisa kita lakukan dengan berdoa bersama di dalam rumah, belajar mendalami Kitab Suci, dan melakukan apa yang diperintahkan Tuhan. Baik juga jika orang tua memperkenalkan Tuhan kepada anak anak, sebagaimana Yohanes Pembaptis memperke nalkan Yesus kepada para muridnya. Di masa Adven ini, mari kita dekatkan diri kepada Tuhan agar kita mampu merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Kedua, relasi antara Yohanes Pembaptis dan Yesus.Yesus menegaskan bahwa Yohanes Pembaptis adalah utusan yang memperkenalkan diri-Nya. Ia adalah pribadi yang luar biasa. Pujian Yesus ini menegaskan posisi Yohanes Pembaptis dan diri-Nya. Yohanes Pembaptis menyiapkan hati banyak orang untuk menerima kehadiran-Nya. Karena itu, Yohanes Pembaptis memiliki jiwa besar dan kerendahan hati, karena ia selalu menempatkan Yesus sebagai pribadi yang utama. Dari sini kita belajar untuk menjadi Yohanes Pembaptis di zaman kini. Kita berupaya untuk memperkenalkan Tuhan kepada sesama kita. Sebagaimana Yohanes Pembaptis, kita mesti menempatkan Tuhan sebagai yang utama dalam kehidupan kita. Kita bersama-sama membantu satu sama lain agar kita semua dapat lebih mengenal Tuhan dengan makin baik.
12. HENING SEJENAK
13. SYAHADAT
P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..
14. DOA UMAT