Minggu, 3 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Sabtu 24 Januari 2026, Ia Tidak Waras Lagi

Mari simak renungan katolik Sabtu 24 Januari 2026. Tema renungan Katolik "Ia tidak waras lagi".

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Sabtu 24 Januari 2026, Ia Tidak Waras Lagi
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan katolik Sabtu 24 Januari 2026. Tema renungan Katolik "Ia tidak waras lagi". 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan Katolik "Ia tidak waras lagi".
  • Renungan  Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan Katolik  untuk hari Sabtu Perayaan Wajib Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja, Santo Felisianus dan Primus, Martir, dengan warna liturgi putih.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan katolik Sabtu 24 Januari 2026.

Tema renungan Katolik "Ia tidak waras lagi".

Renungan  Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik  untuk hari Sabtu Perayaan Wajib Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja, Santo Felisianus dan Primus, Martir, dengan warna liturgi putih.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Sabtu 24 Januari 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Minggu 25 Januari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama 2 Samuel 1:1-4.11-12.19.23-27

"Para pahlawan gugur di medan perang."

Setelah Saul mati, dan ketika Daud kembali sesudah memukul kalah orang Amalek dan tinggal dua hari di Ziklag, maka datanglah pada hari ketiga seorang dari tentara, dari pihak Saul, dengan pakaian terkoyak-koyak dan tanah di atas kepala. 

Ketika ia sampai kepada Daud, sujudlah ia ke tanah dan menyembah. Bertanyalah Daud kepadanya: "Dari manakah engkau?" Jawabnya kepadanya: "Aku lolos dari tentara Israel." Bertanyalah pula Daud kepadanya: "Apakah yang terjadi? 

Coba ceriterakan kepadaku." Jawabnya: "Rakyat telah melarikan diri dari pertempuran; bukan saja banyak dari rakyat yang gugur dan mati, tetapi Saul dan Yonatan,

anaknya, juga sudah mati." Lalu Daud memegang pakaiannya dan mengoyakkannya; dan semua orang yang bersama-sama dengan dia berbuat demikian juga. 

Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat Tuhan dan karena kaum Israel,

sebab mereka telah gugur oleh pedang. Kepermaianmu, hai Israel, mati terbunuh di bukit-bukitmu! 

Betapa gugur para pahlawan! Saul dan Yonatan, orang-orang yang dicintai dan yang ramah, dalam hidup dan matinya tidak terpisah. Mereka lebih cepat dari burung rajawali, mereka lebih kuat dari singa. 

Hai anak-anak perempuan Israel, menangislah karena Saul, yang mendandani kamu dengan pakaian mewah dari kain kirmizi, yang menyematkan perhiasan emas pada pakaianmu.

Betapa gugur para pahlawan di tengah-tengah pertempuran! Yonatan mati terbunuh di bukit-bukitmu. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved