Kamis, 21 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 5 Februari 2026, Iman yang Tidak Disimpan, Tetapi Diutus

Mari simak renungan harian Katolik Kamis 5 Februari 2026. Tema renungan harian katolik iman yang tidak disimpan, tetapi diutus.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Kamis 5 Februari 2026, Iman yang Tidak Disimpan, Tetapi Diutus
TRIBUNFLORES.COM / GG
BERDOA - Seorang suster sedang berdoa.Mari simak renungan harian Katolik Kamis 5 Februari 2026. Tema renungan harian katolik iman yang tidak disimpan, tetapi diutus. 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan harian katolik "iman yang tidak disimpan, tetapi diutus".
  • Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan harian katolik untuk hari Kamis, perayaan wajib Santa Agatha, Perawan dan Martir, Yakub, Bapa Bangsa, dengan warna liturgi merah.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Kamis 5 Februari 2026.

Tema renungan harian katolik "iman yang tidak disimpan, tetapi diutus".

Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan harian katolik untuk hari Kamis, perayaan wajib Santa Agatha, Perawan dan Martir, Yakub, Bapa Bangsa, dengan warna liturgi merah.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Kamis 5 Februari 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Kamis 5 Februari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama 1 Raja-Raja 2:1-4.10-12

"Aku akan mengakhiri perjalananku yang fana ini. Kuatkanlah hatimu, dan berlakulah kesatria."

Saat kematian Daud sudah mendekat. Pada suatu hari ia berpesan kepada Salomo, anaknya: “Aku ini akan mengakhiri perjalananku yang fana. Maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah ksatria.

Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa. 

Semoga dengan demikian engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, dan semoga Tuhan menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni:

Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel .” 

Kemudian Daud mendapat istirahat bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Jadi Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun;

di Hebron ia memerintah tujuh tahun dan di Yerusalem tiga puluh tiga tahun. Kemudian Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya dan menjadi kokohlah kerajaannya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Kidung Tanggapan 1Tawarikh 29:10.11ab.11d-12a.12bcd

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved