Selasa, 5 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026, Tempat yang Sunyi

Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, Hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026, Tempat yang Sunyi
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, Hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau. 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan Katolik  “Tempat yang sunyi”
  • Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau.

Oleh: Bruder Pio Hayon SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026.

Tema renungan Katolik  “Tempat yang sunyi”

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Sabtu 7 Februari 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Minggu 8 Februari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama 1 Raja-Raja 3:4-13

"Salomo memohon hati yang bijaksana agar sanggup memerintah umat Allah."

Pada suatu hari Raja Salomo pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan kurban sebab di situlah bukit pengurbanan yang paling besar; seribu kurban bakaran ia persembahkan di atas mezbah itu. Di Gibeon itu Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. 

Bersabdalah Allah, “Mintalah apa yang kauharapkan dari pada-Ku!” Lalu Salomo berkata, “Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku,

sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau! Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini. 

Sekarang, ya Tuhan, Allahku, Engkau telah mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.

Kini hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. 

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang paham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat,

sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. 

Maka bersabdalah Allah kepada Salomo, “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu! 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved