Misa Sore Hari Minggu
Teks Misa Sore Minggu 15 Februari 2026, Hari Biasa VI Tahun A
Mari simak teks misa sore Minggu 15 Februari 2026. Teks misa sore lengkap renungan harian katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GEREJA-KATOLIK-Gereja-Katedral-Tiga-Raja-Timika-Papua-Indonesia-Minggu-2-Februari-2025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Teks misa sore lengkap renungan harian katolik.
- Teks misa sore disiapkan untuk pekan biasa VI tahun dengan warna liturgi hijau.
- Teks misa sore disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD.
Oleh: P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak teks misa sore Minggu 15 Februari 2026.
Teks misa sore lengkap renungan harian katolik.
Teks misa sore disiapkan untuk pekan biasa VI tahun dengan warna liturgi hijau.
Teks misa sore disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD.
Ikuti misa sore hari Minggu depan penuh iman.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 15 Februari 2026, Bukan Hanya Soal Ketaatan
Persiapan Misa
Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Pada meja perayaan disiapkan lilin bernyala yang mengapiti salib.
Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.
Ketika memulai, Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”,
dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”.
Kemudian dinyanyikan lagu pembuka
01. TANDA SALIB DAN SALAM
P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
02. KATA PEMBUKA
P : Saudara-saudari terkasih, hari ini kita merayakan Hari Minggu Keenam dalam Masa Biasa. Bacaanbacaan hari ini mengajak kita untuk hidup suci. Tuhan tidak pernah menghendaki kita berdosa, melainkan hidup kudus. Hal ini ditegaskan dalam bacaan pertama. “Tuhan tidak menyuruh orang menjadi fasik, dan tidak memberi izin kepada siapa pun untuk berdosa.” Dalam bacaan kedua, rasul Paulus menceritakan bahwa ia mewartakan keselamatan yang telah dinanti-nantikan sejak dalam Perjanjian Lama. Paulus menyadari bahwa hikmat Allah itu berbeda dengan hikmat manusia. Allah menyatakan rencana keselamatan-Nya dan itu terjadi dalam dan melalui Yesus Putra-Nya. Keselamatan inilah yang diwartakan terus menerus, agar orang lain pun dihantar untuk mengimani Yesus sehingga ia kelak akan selamat. Dalam bacaan Injil, kita akan mendengarkan lanjutan Kotbah Yesus di Bukit. Yesus menegaskan kembali inti dari Hukum Taurat. Semuanya bermuara dari hati. Kalau hati kita tertuju kepada Tuhan, maka kita pasti akan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Marilah kita membuka hati kita agar kita dapat memuji Tuhan dengan sepenuh hati. [hening sejenak]