Kamis, 11 Juni 2026

Hari Rabu Abu

Rabu Abu di Paroki Santo Yosef Bajawa, Pastor Alvian Ajak Umat Kembali kepada Allah

Usai perayaan, kepada TRIBUNFLORES.COM, Pater Alvian mengelaborasi pesan bacaan suci yang menjadi inti refleksi

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Rabu Abu di Paroki Santo Yosef Bajawa, Pastor Alvian Ajak Umat Kembali kepada Allah
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
SOSOK – Umat Katoli menerima abu saat Misa Rabu Abu di Paroki Santo Yosef Bajawa, Rabu 18 Februari 2026. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Umat Katolik Paroki Santo Yosef Bajawa, Kabupaten Ngada, memadati gereja dalam perayaan Rabu Abu, Rabu (18/02/2026).

Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Rekan, Pater Alvian Noy, OCD, bersama para imam Konselebran lainnya. Misa yang dimulai pukul 09.00 WITA itu berlangsung khidmat dan penuh penghayatan.

Usai perayaan, kepada TRIBUNFLORES.COM, Pater Alvian mengelaborasi pesan bacaan suci yang menjadi inti refleksi Rabu Abu. Ia menegaskan bahwa Rabu Abu memiliki makna mendalam sebagai panggilan untuk kembali kepada Allah.

“Makna Rabu Abu adalah Tuhan Yesus senantiasa memanggil kita, seperti yang diingatkan dalam bacaan Injil, untuk kembali kepada Allah, kembali kepada Dia Sang Sumber Hidup. Dengan demikian kita memperoleh kebahagiaan sejati,” ungkap Pater Alvian.

 

Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Kamis 19 Februari 2026, Hari Sesudah Rabu Abu 

 

 

Ia menjelaskan, kembali kepada Allah berarti menempuh jalan pertobatan. Namun pertobatan, tegasnya, tidak berhenti pada kata-kata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Pertobatan itu harus dikonkretkan. Kita dipanggil untuk menyatakan solidaritas terhadap sesama, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun kasih persaudaraan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, panggilan hidup umat Kristiani adalah hidup dalam perutusan. Seruan pertobatan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi gerakan batin yang menghasilkan perubahan sikap dan tindakan.

“Ketika pertobatan menjadi nyata dalam hidup kita, maka kita sungguh kembali kepada Allah. Itu tampak dalam kepedulian terhadap sesama, terhadap situasi yang terjadi di sekitar kita, serta dalam upaya membangun kebaikan dan kasih persaudaraan. Di situlah identitas kita sebagai anak-anak Allah menjadi konkret,” jelasnya.

Dalam kehidupan bersama, baik dalam keluarga, komunitas, maupun masyarakat, kasih yang dihayati umat, lanjut Pater Alvian, harus bersumber dari Kristus sendiri yang telah memanggil dan mengutus umat-Nya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada kaum muda agar tidak menyia-nyiakan masa rahmat, terutama dalam Masa Prapaskah yang diawali dengan Rabu Abu.

“Untuk anak muda, jangan takut dan jangan cemas. Masa Prapaskah adalah masa rahmat. Jangan sia-siakan hidup, waktu, dan kesempatan yang Tuhan berikan. Hiduplah lebih solider dalam semangat Kristus Yesus,” tutupnya. (Cha)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved