Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Hari Ini Rabu 4 Maret 2026, Kamu Tidak Tahu Apa yang Kamu Minta
Mari simak renungan hari ini Rabu 4 Maret 2026. Tema renungan hari ini “kamu tidak tahu apa yang kamu minta”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan hari ini “kamu tidak tahu apa yang kamu minta”.
- Renungan hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
- Renungan hari ini untuk hari Rabu pekan II Prapaskah, Perayaan fakultatif Santo Kasimirus, Pengaku Iman, Santo Lusius, Paus dan Martir, dengan warna liturgi ungu.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan hari ini Rabu 4 Maret 2026.
Tema renungan hari ini “kamu tidak tahu apa yang kamu minta”.
Renungan hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Renungan hari ini untuk hari Rabu pekan II Prapaskah, Perayaan fakultatif Santo Kasimirus, Pengaku Iman, Santo Lusius, Paus dan Martir, dengan warna liturgi ungu.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Rabu 4 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini Rabu 4 Maret 2026, Revolusi Mental ala Yesus Kristus
Bacaan Pertama Yer. 18:18-20
Para lawan Nabi Yeremia berkata, “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman.Alkitab digital
Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!” “Perhatikanlah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah suara pengaduanku! Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan?
Mereka telah menggali lubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri di hadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka, supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm 31:5-6.14.15-16
Ref. Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!
Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia.
Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, menghantuiku dari segala penjuru; mereka bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
Tetapi aku, kepada-Mu ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku!