Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Hari Ini Minggu 8 Maret 2026, Yesus dan Perempuan Samaria
Mari simak renungan hari ini Minggu 8 Maret 2026. Tema renungan hari ini "Yesus dan Perempuan Samaria".
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Jawab perempuan itu, “Aku tahu, bahwa Mesias yang disebut juga Kristus akan datang; apabila datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”
Kata Yesus kepadanya, “Akulah Dia, yang sedang bercakap-cakap dengan engkau!” Pada waktu itu datanglah murid-murid Yesus, dan mereka heran bahwa Yesus sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan.
Tetapi tidak seorang pun berkata, “Apa yang Engkau kehendaki?” Atau: “Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?”
Sementara itu perempuan tadi meninggalkan tempayannya di situ, lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ.
Mari lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia itu Kristus?” Maka mereka pun meninggalkan kota, lalu datang kepada Yesus.
Sementara itu murid-murid mengajak Yesus, katanya, “Rabi, makanlah!” Akan tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.”
Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain, “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?”
Kata Yesus kepada mereka, “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Bukankah kamu mengatakan “Empat bulan lagi tibalah musim menuai?”
Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu, dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
Sekarang juga penuai telah menerima upahnya, dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa ‘Yang seorang menabur dan yang lain menuai’. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan. Orang-orang lain berusaha, dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”
Banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi, “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”
Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Yesus tinggal pada mereka, dan Yesus pun tinggal di situ dua hari lamanya.
Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan Yesus, dan mereka berkata kepada perempuan itu, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dia benar-benar Juruselamat dunia.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
"Yesus dan Perempuan Samaria"
Dalam Injil hari ini kita menemukan kisah yang indah dan kaya makna: perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur Yakub. Ini bukan perjumpaan dan percakapan biasa, melainkan momen transformasi yang menyentuh identitas, ibadah, dan keselamatan.
Yesus, yang sedang letih, meminta air dari perempuan Samaria. Tindakan ini mengejutkan karena orang Yahudi biasanya tidak bergaul dengan orang Samaria. Orang Samaria dianggap asing. Mereka tidak mengenal Taurat. Percakapan Yesus dan perempuan Samaria ini berkembang dari hal-hal praktis ke hal-hal rohani. Yesus menawarkan "air hidup", yang akan memuaskan dahaga jiwa untuk selama-lamanya. Ketika perempuan itu menyadari bahwa Yesus mengetahui seluruh hidupnya, termasuk masa lalunya yang rumit, ia menyebut-Nya sebagai nabi. Yesus lalu mengungkapkan bahwa penyembahan sejati bukan soal tempat, melainkan soal roh dan kebenaran. Yang paling mengejutkan, Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Mesias. Pernyataan ini disampaikan kepada seorang perempuan Samaria. Secara sosial dan religius, Samaria dianggap di luar. Apalagi pernyataan ini juga disampaikan kepada seorang perempuan dengan riwayat hidup yang penuh skandal.
Perempuan Samaria ini mengalami transformasi. Perjumpaan dan dialognya dengan Yesus menjadi perjumpaan yang menyelamatkan. Ia meninggalkan sumur itu dengan sukacita. Ia kemudian menjadi saksi, meninggalkan tempayannya dan pergi ke kota untuk memberitakan tentang Yesus. Banyak orang percaya karena kesaksiannya, dan lebih banyak lagi yang percaya setelah mendengar langsung dari Yesus. Kisah perjumpaan Yesus dan wanita Samaria ini menunjukkan kasih karunia Allah yang melampaui batas-batas sosial, etnis, dan moral. Keselamatan ditawarkan kepada semua orang. Siapa pun bisa menjadi penyembah sejati. Perjumpaan dengan Sang Air Hidup menyegarkan, menghapus dahaga spiritual, dan mengubah hidup.
Ya Tuhan, semoga perjumpaan kami dengan Engkau, Sang Air Hidup, mampu mengubah hidup kami menjadi semakin baik dari hari ke hari. Amin. (Sumber: the katolik.com/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Hari Ini Minggu 8 Maret 2026
Renungan Katolik Minggu 8 Maret 2026
Renungan Katolik Hari Ini Minggu 8 Maret 2026
Renungan Harian Katolik Minggu 8 Maret 2026
Tribun Flores.com
| Injil Katolik Hari Ini Minggu 8 Maret 2026 dan Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Renungan Katolik Hari Ini Minggu 8 Maret 2026, Sumur Yakub-Perjumpaan yang Mengubah |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Minggu 8 Maret 2026, Pesta Santo Yohanes de Deo |
|
|---|
| Renungan Katolik Minggu 8 Maret 2026, Berilah Aku Minum |
|
|---|
| Teks Misa Sore Minggu 8 Maret 2026 Prapaskah III Tahun A |
|
|---|