Rabu, 15 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Senin 9 Maret 2026, Rendah Hati dan Terbuka

Mari simak renungan  Katolik hari ini Senin 9 Maret 2026. Tema renungan Katolik hari ini "Jangan keras hati,  bersikaplah rendah hati dan terbuka".

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Senin 9 Maret 2026, Rendah Hati dan Terbuka
TRIBUNFLORES.COM / GG
RENUNGAN HARIAN KATOLIK PATER JOHN LEWAR -Mari simak renungan  Katolik hari ini Senin 9 Maret 2026. Tema renungan Katolik hari ini "Jangan keras hati,  bersikaplah rendah hati dan terbuka". 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan Katolik hari ini "Jangan keras hati,  bersikaplah rendah hati dan terbuka".
  • Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan Katolik hari ini untuk hari Senin pekan III Praspah, Perayaan fakultatif Santa Fransiska Romana, Janda, Santo Gregorius dari Nyssa, Uskup dan Bapa Gereja, Empat puluh Martir dari Sebaste, dengan warna liturgi ungu.

Oleh: Pastor John Lewar SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan  Katolik hari ini Senin 9 Maret 2026.

Tema renungan Katolik hari ini "Jangan keras hati,  bersikaplah rendah hati dan terbuka".

Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik hari ini untuk hari Senin pekan III Praspah, Perayaan fakultatif Santa Fransiska Romana, Janda, Santo Gregorius dari Nyssa, Uskup dan Bapa Gereja, Empat puluh Martir dari Sebaste, dengan warna liturgi ungu.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Senin 9 Maret 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Renungan Katolik Senin 9 Maret 2026,  Yesus Ditolak di Nazaret

Bacaan Pertama 2 Raj 5:1-15a

Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia Tuhan telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi pahlawan tentara itu sakit kusta.

Sekali peristiwa orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel.

Anak itu menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya, “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.”

Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya, “Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu.” Maka jawab raja Aram, “Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel.”

Lalu berangkatlah Naaman. Sebagai persembahan ia membawa sepuluh talenta perak, enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian. 

Ia menyampaikan surat raja Aram itu kepada raja Israel, yang berbunyi, “Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya.”

Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata, “Allahkah aku ini, yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara terhadap aku.”

Segera sesudah didengar oleh Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya, “Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah orang itu datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel.”

Kemudian datanglah Naaman dengan kuda dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa. Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan, “Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.” Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata,

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved