Minggu, 26 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 10 Maret 2026, Belajar Mengampuni

Mari simak renungan harian Katolik Selasa 10 Maret 2026. Tema renungan harian Katolik "belajar mengampuni".

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

Pernahkah kamu merasa tidak bisa mengampuni saudara kamu yang bersalah? Dalam keheningan itu, hati kita sering bertanya kenapa aku tidak bisa mengampuni? 

Renungan Katolik hari ini berdasarkan Matius 18:21-35 mengajak kita melihat dan belajar mengampuni. Melalui renungan harian Katolik ini, kita belajar bahwa pengampunan bukan sekadar pilihan moral,

Pada renungan Katolik hari ini, kita diajak merenungkan perumpamaan tentang hamba yang tidak tahu berterima kasih dan tidak mau mengampuni. Dalam Injil Matius 18:21-35, Petrus datang kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan yang sangat manusiawi:
“Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”
Pertanyaan itu mungkin juga pernah kita ucapkan dalam hati. Sampai kapan aku harus bersabar? Sampai kapan aku harus memaafkan?

Yesus menjawab dengan kalimat yang mengguncang logika manusia:

“Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

Jawaban ini bukan soal angka matematis, melainkan tentang hati yang tanpa batas dalam mengampuni.

Baca juga panduan lengkap di Renungan Katolik Harian untuk memahami cara melakukan renungan setiap hari secara mendalam.

Pengampunan: Inti Kehidupan Kristiani

Dalam renungan harian Katolik ini, kita belajar bahwa pengampunan bukan sekadar pilihan moral, melainkan identitas seorang murid Kristus. Yesus kemudian menceritakan perumpamaan tentang seorang raja yang mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.

Hutang yang Tak Terbayar

Seorang hamba berutang sepuluh ribu talenta jumlah yang sangat besar, mustahil dilunasi seumur hidup. Sang raja tergerak oleh belas kasihan dan menghapus seluruh utangnya.

Betapa besar rahmat itu. Betapa tak terukur belas kasih itu.

Namun hamba yang baru saja diampuni itu keluar dan menemukan rekannya yang berutang seratus dinar kepadanya jumlah yang sangat kecil dibandingkan utangnya tadi. Ia mencekik rekannya dan menuntut pembayaran.

Kontras ini menyayat hati.

Yesus ingin menunjukkan bahwa kita semua adalah hamba yang berutang sepuluh ribu talenta di hadapan Allah. Dosa-dosa kita tak terhitung. Namun Allah, dalam kerahiman-Nya, mengampuni.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved