Imam Katolik Meninggal
Pastor Muda Romo Wilfridus Astu Wungo Wafat, Umat Katolik di NTT Berduka
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan, terutama umat Katolik di wilayah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Romo-Aldi-Wafat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Imam muda Wilfridus Astu Wungo atau Romo Aldi dari Keuskupan Agung Kupang wafat pada 13 Maret 2026 di RS Carolus Borromeus.
- Semasa hidupnya, ia melayani sebagai Prefek Umum di Seminari Menengah Santu Rafael Oepoi dan dikenal sebagai pembina yang ramah, sederhana, serta dekat dengan para seminaris.
- Kepergiannya menimbulkan duka mendalam bagi umat Katolik, khususnya di Nusa Tenggara Timur, dan banyak umat mengenangnya sebagai imam yang penuh dedikasi dalam pelayanan Gereja.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Umat Katolik di Nusa Tenggara Timur diselimuti duka mendalam atas wafatnya imam muda Wilfridus Astu Wungo yang akrab disapa Romo Aldi.
Imam projo dari Keuskupan Agung Kupang itu menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 21.02 WIB di RS Carolus Borromeus Jakarta.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan, terutama umat Katolik di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Banyak umat mengenang Romo Aldi sebagai pribadi sederhana, rendah hati serta memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan Gereja.
Baca juga: Rekonstruksi Kasus Dugaan Pembunuhan Lucky Sanu dan Delfi Foes Digelar di 5 Lokasi Kupang
Semasa hidupnya, Romo Aldi dipercaya menjalankan tugas sebagai Prefek Umum di Seminari Menengah Santu Rafael Oepoi di bawah naungan Keuskupan Agung Kupang.
Dalam perannya itu, ia dikenal sebagai pembina yang penuh perhatian dan memiliki semangat besar dalam mendampingi para seminaris yang tengah menempuh pendidikan menuju imamat.
Pembina yang Ramah
Para seminaris dan umat mengenang Romo Aldi sebagai imam yang ramah dan dekat dengan kaum muda. Ia kerap memberikan motivasi kepada para calon imam agar tetap setia pada panggilan hidup mereka.
Kehadirannya di lingkungan seminari menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.
Kepergian Romo Aldi menjadi kehilangan besar bagi Gereja Katolik, khususnya bagi umat di Nusa Tenggara Timur dan lingkungan seminari tempat ia melayani.
Umat kini bersatu dalam doa, memohon agar Tuhan menerima jiwa almarhum dalam kedamaian dan kasih-Nya.
Ucapan belasungkawa serta doa terus mengalir dari berbagai pihak sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Romo Aldi selama melayani Gereja dan umat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Tribunflores.com masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait perihal jadwal keberangkatan pihak keluarga membawa jenazah RD Aldi dari Jakarta ke Kupang maupun juga informasi lain terkait misa maupun penguburan jenazah.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Imam Katolik Meninggal
Romo Wilfridus Astu Wungo
Pastor Muda Romo Wilfridus Astu Wungo
Keuskupan Agung Kupang
TribunFlores.com
| Uskup Agung Kupang Tahbis 11 Diakon Menjadi Imam Baru |
|
|---|
| Mantan Ketua OMK dan Tukang Ojek Itu Kini Sudah Jadi Imam, Pater Urbanus Sila MSF Namanya |
|
|---|
| Doa Katolik Melalui Perantaraan Santo Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja |
|
|---|
| Uskup Ruteng Terpilih Jadi Anggota Dikasteri untuk Para Imam di Vatikan, Pertama dari Indonesia |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Selasa 12 Agustus 2025, Pesta Santa Radegundis dari Turingia, Pengaku Imam |
|
|---|