Jumat, 5 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 30 Maret 2026, Kasih yang Tak Terhitung Nilainya

Mari simak renungan harian Katolik Senin 30 Maret 2026. Tema renungan harian Katolik “Kasih yang Tak Terhitung Nilainya”.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Senin 30 Maret 2026, Kasih yang Tak Terhitung Nilainya
TRIBUNFLORES.COM / GG
GEREJA WAIBALUN - Umat Paroki Waibalun Flores Timur saat menyalakan lilin Paskah. Mari simak renungan harian Katolik Senin 30 Maret 2026. Tema renungan harian Katolik “Kasih yang Tak Terhitung Nilainya”. 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan harian Katolik “Kasih yang Tak Terhitung Nilainya”.
  • Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan harian Katolik untuk hari Senin dalam Pekan Suci, Santo Yohanes Klimakus, Pertapa, Santa Roswita, Pengaku Iman, dengan warna liturgi ungu.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Senin 30 Maret 2026.

Tema renungan harian Katolik “Kasih yang Tak Terhitung Nilainya”.

Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan harian Katolik untuk hari Senin dalam Pekan Suci, Santo Yohanes Klimakus, Pertapa, Santa Roswita, Pengaku Iman, dengan warna liturgi ungu.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Senin 30 Maret 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Senin 30 Maret 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama Yesaya 42:1-7

"Ia tidak berteriak atau memperdengarkan suaranya di jalan."
Beginilah firman Tuhan, “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suaranya, atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.”

Beginilah firman Allah, Tuhan, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang menghuninya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya, “Aku, Tuhan, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan.

Aku telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan membuat engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 27:1.2.3.13-14
Ref. Aku percaya kepada-Mu, Tuhanlah pengharapanku. Tuhan, pada-Mu kuberserah, dan mengharap kerahiman-Mu.

Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?

Ketika penjahat-penjahat menyerang untuk memangsa aku, maka lawan dan musuh itu sendirilah yang tergelincir dan jatuh.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved