Renungan Harian Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik Minggu 5 April 2026, Melihat dan Percaya
Mari simak renungan harian katolik Minggu Paskah 5 April 2026. Tema renungan harian Katolik “Melihat dan percaya”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
dux vitae mortuus,
regnat vivus.
Dic nobis Maria,
quid vidisti in via?
Sepulcrum Christi viventis,
et gloriam vidi resurgentis:
Angelicos testes,
sudarium, et vestes.
Surrexit Christus spes mea:
praecedet suos in Galilaeam.
Scimus Christum surrexisse
a mortuis vere:
tu nobis, victor Rex,
miserere.
Amen. Alleluia.
Bait Pengantar Injil 1 Korintus 5:7b-8a
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Mari kita merayakan perjamuan Paskah, sebab Yesus Kristus sudah dikurbankan.
Bacaan Injil Yohanes 20:1-9
"Yesus harus bangkit dari antara orang mati."
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus.
Ia berkata kepada mereka, "Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi agak di samping, di tempat yang lain, dan sudah tergulung.
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan bahwa ia harus bangkit dari antara orang mati.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik:
Tema: “Melihat dan percaya”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus.
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Paskah adalah hari ketika Gereja merayakan pusat iman: Yesus yang wafat telah bangkit. Namun Yohanes tidak berhenti pada peristiwa yang “dilihat” saja. Ia menuntun kita pada pertanyaan yang lebih dalam: apa artinya melihat—bagi iman dan hidup kita? Melalui kisah makam yang kosong dan tanggapan para murid, Paskah mengajar kita bahwa iman Kristen berjalan dari tanda, menuju pengertian, dan akhirnya menuju kepercayaan.
Saudara-saudari terkasih.
Bacaan pertama (Kisra. 10:34a, 37-43), Petrus menyampaikan bahwa Allah berbicara tentang Yesus: Ia hidup di tengah umat, wafat, dan dibangkitkan. Kabar ini menegaskan bahwa kebangkitan bukan sekadar peristiwa rohani, tetapi dasar pengharapan: barangsiapa percaya kepada-Nya, memperoleh pengampunan dan pembaruan. Dalam bacaan kedua (Kol. 3:1-4), Paulus mengajak umat untuk mencari perkara yang di atas, karena orang beriman telah “dibangkitkan bersama Kristus”. Artinya, Paskah menuntut orientasi hidup: nilai, tujuan, dan pilihan kita seharusnya ditata ulang oleh Kristus yang hidup. Dan dalam Injil (Yoh. 20:1-9), pada pagi hari, kubur ditemukan kosong. Yohanes menekankan bahwa murid-murid masuk ke tempat itu, melihat kain-kafan, lalu barulah timbul pengertian. Mereka “melihat”, tetapi iman belum otomatis menjadi kuat—masih ada proses untuk bertumbuh menjadi percaya. Refleksi kita “Melihat”: apa yang sudah kita sadari tentang Yesus, tetapi masih “belum selesai”? Kebangkitan apa yang kita dengar dan rasakan, namun iman kita belum sepenuhnya hidup di tindakan nyata? Apa yang perlu Anda bawa dalam doa agar percaya Anda makin teguh? “Percaya”: mengapa kepercayaan bukan berarti meniadakan proses? Dalam Yohanes, para murid melihat dulu, lalu pemahaman menyusul. Apakah kita sedang berjalan dengan iman yang bertahap—tidak selalu langsung kuat? Tuhan tidak mengusir orang yang masih belajar, tetapi memanggil untuk terus maju. “Hidup baru”: bagaimana kitamenghidupi Paskah hari ini? Dalam bacaan Kolose (3:1-4) mengarahkan kita untuk memikirkan perkara yang di atas. Perubahan kecil apa yang Tuhan minta—misalnya lebih tekun dalam kebaikan, mengendalikan kemarahan, memperbaiki relasi, atau mempraktikkan pengampunan?
Saudara-saudari terkasih
Pesan untuk kita, pertama, hari Raya Paskah mengajak kita tidak berhenti pada “melihat”, tetapi sampai pada “percaya” yang mengubah cara hidup. Kedua, mari kita mohon rahmat agar tanda kebangkitan menjadi iman yang hidup dalam hati, dan nyata dalam tindakan. Ketiga, semoga berkat kebangkita Tuhan, hidup kita menjadi baru. Tuhan memberkati kita semua.(Sumber the Katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News