Minggu, 3 Mei 2026

Gunung Lewotolok Meletus

Gunung Lewotolok 65 Kali Gempa Erupsi 162 Kali Gempa Hembusan

Gunung Lewotolok 65 Kali Gempa Erupsi 162 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok 65 Kali Gempa Erupsi 162 Kali Gempa Hembusan
TRIBUNFLORES. COM/MAGMA INDONESIA
GUNUNG LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok di Lembata NTT, Rabu 8 April 2026. Gunung Lewotolok 65 Kali Gempa Erupsi 162 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada. 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Ili Lewotolok berstatus Level II (Waspada) dengan aktivitas gempa cukup tinggi
  • Teramati asap kawah putih 20–50 meter, cuaca cerah–hujan, angin ke barat/barat laut.
  • Warga dilarang masuk radius 2–2,5 km dan diminta waspada lava, abu, serta lahar.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Yeremias Kristianto Pugel, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Selasa (7/4/2026) pukul 00.00 -24.00 Wita.

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Rabu (8/4/2026).

Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 25-30°C.

Baca juga: Gunung Lewotolok NTT Meletus Tadi Malam, Tinggi Kolom 200 Meter

Gempa Letusan

Ia menyampaikan berdasarkan pengamatan kegempaan, gunung Lewotolok 65 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 7.2-40 mm, dan lama gempa 34-63 detik.

162 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.6-19.3 mm, dan lama gempa 19-46 detik.

1 kali Harmonik dengan amplitudo 4.9 mm, dan lama gempa 204 detik.

5 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-5.8 mm, dan lama gempa 101-770 detik.

1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 6.8 mm, S-P 1.2 detik dan lama gempa 20 detik.

1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 11.7 mm, S-P 7 detik dan lama gempa 35 detik.


Rekomendasi

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved