Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Hari Ini Rabu 15 April 2026, Jangan Iri Hati dan Dendam
Mari simak renungan hari ini Rabu 15 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "jangan iri hati dan dendam”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Mzm 34:8 (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
Mzm 34:9 (34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!
Injil Katolik: Injil Yohanes 3:16–21
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak.
Tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
IRI HATI, BENCI DAN DENDAM MEMASUNG HIDUP DALAM KEBURUKKAN DAN KEJAJATAN
"Sebab barang siapa berbuat jahat, membenci terang..., (Yoh. 3:20).
Allah itu baik. Allah adalah kasih. Ia mengasihi manusia sebagai ciptaan-Nya yang bermartabat, termulia dan bahkan secitra dengan Diri-Nya. Kasih Allah yang begitu besar bagi dunia dan manusia itu tampak dalam Diri Yesus yang diutus khusus untuk mengeliminir kebinasaan dan memproklamirkan keselamatan kepada manusia. Allah hanya membutuhkan kerendahan hati manusia untuk beriman dan percaya kepada Putra-Nya dan hidup kekal pun diterima.
Supaya misi keselamatan Yesus itu berdampak, maka pertama-tama Ia mengundang semua orang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Undangan keselamatan ini berlaku bagi semua tanpa kecuali termasuk para pendosa yang berbuat jahat untuk bertobat dan menerima kerahiman Bapa yang tak terbatas. Bagaimana caranya Yesus menampakkan Kerajaan Allah itu dalam dunia ini? Sebagai Mesias yang datang dari Allah dan membawa serta Kerajaan Allah, Ia membuat tanda-tanda ajaib dan mukjizat-mukjizat sebagai kesaksian kepada dunia dan manusia bahwa Kerajaan Allah itu hadir dalam Diri-Nya sebagai Mesias. Lawan terberat Kerajaan Allah adalah kerajaan setan yaitu perbudakan dosa. Yesus tidak menghapus kejahatan dalam dunia, karena itu untuk mengelimir kejahatan dari dalam diri, manusia membutuhkan kesadaran ekstra untuk bertobat sungguh-sungguh. Para pendosa, para penjahat kelas berat ketika menjawab undangan keselamatan Tuhan Yesus dengan bermetania (tobat sejati) lebih dahulu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Racun kebinasaan ialah menolak undangan Yesus dan Kerajaan Allah yang Ia bawa. Dalam rencana keselamatan atas manusia termaktub kehendak luhur-Nya yaitu supaya setiap orang percaya kepada Anak Tunggal-Nya dan beroleh hidup yang kekal (Yoh. 3: 16-18).
Para pemuka Yahudi: Imam besar dan para pengikutnya, orang-orang Saduki iri hati terhadap para rasul dan jemaat yang mendengar pengajaran para rasul dan menjadi pengikut Yesus. Hamba-hamba Allah ini ditangkap dan dipenjarakan karena kabjikan bagi orang-orang sakit, susah dan terpinggirkan. Tanda heran Allah hadirkan untuk membuka mata dan kedegilan hati mereka. Ketika para rasul dimasukkan dalam penjara, tengah malam datang malailat Tuhan membuka penjajara lalu memerintahkan mereka: "Pergilah, berdirilah di Bait Allah, dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak." (Kis. 5:20). Perbuatan ajaib Allah lakukan untuk menolong mereka agar bertobat, namun semua itu jadi sia-sia karena hati mereka telah dikuasai oleh penguasa dunia ini yakni iblis. Oleh kekuatan setan, mereka terus diburuh, dipacu untuk semakin menjauh dari Kerajaan Allah dan memilih mendekatkan diri ke kerajaan setan yakni kebinasaan. Mereka hidup terpasung dalam kebiasaan buruk rancangan setan yakni iri hati, benci dan dendam terhadap para rasul. Sikap buruk ini telah menjadi racun dan bahkan menjadi sumber penyakit rohani dalam diri. Kini mereka hilang arah keselamatan sebab kasih yang memberi ruang leluasa untuk berani berlangkah maju dalam kebaikan, mereka tinggalkan dan lebih memilih mengikuti instruksi penguasa dunia ini yakni iblis.
Pemazmur menanggapi dalam madah agungnya, "Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyurkan nama-Nya. Akul telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku." (Mzm. 34:4-5).
Renungan Hari Ini Rabu 15 April 2026
Renungan Katolik Hari Rabu 15 April 2026
Renungan Harian Katolik Rabu 15 April 2026
Renungan Katolik Hari Ini Rabu 15 April 2026
Renungan Katolik Rabu 15 April 2026
Tribun Flores.com
| Renungan Katolik Hari Ini Rabu 15 April 2026, Terang telah datang |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Rabu 15 April 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Rabu 15 April 2026, Pesta Beato Pedro Gonzalez, Pengaku Iman |
|
|---|
| Renungan Katolik Rabu 15 April 2026, Betapa Besar Kasih Allah akan Dunia |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Rabu 15 April 2026 |
|
|---|