Jumat, 17 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Jumat 17 April 2026, Kumpulkan Potongan Roti

Mari simak renungan katolik hari ini, Jumat 17 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "Kumpulkan potongan roti”

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Jumat 17 April 2026, Kumpulkan Potongan Roti
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan katolik hari ini, Jumat 17 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "Kumpulkan potongan roti” 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan katolik hari ini "Kumpulkan potongan roti”
  • Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan katolik hari ini untuk hari biasa pekan II Paskah dengan warna liturgi putih.

Oleh: Bruder Pio Hayon SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan katolik hari ini, Jumat 17 April 2026.

Tema renungan katolik hari ini "Kumpulkan potongan roti”

Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan katolik hari ini untuk hari biasa pekan II Paskah dengan warna liturgi putih.

Bacaan hari Jumat: Kis 5:34-42; Mzm 27:1.4.13-14; Yoh 6:1-15 dan BcO Kis 7:17-43.

Baca juga: Renungan Katolik Jumat 17 April 2026, Berbagi Berkat Tiada Henti

Bacaan Pertama: Kis 5:34-42

Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar.

Sesudah itu ia berkata kepada sidang: “Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini!

Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap.

Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.

Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap,

tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah.”

Nasihat itu diterima.

Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan.

Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved