Selasa, 28 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Minggu 19 April 2026, Kisah Jalan ke Emaus

Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 19 April 2026. Tema renungan katolik  hari ini “Kisah jalan ke Emaus”.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Minggu 19 April 2026, Kisah Jalan ke Emaus
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 19 April 2026. Tema renungan katolik  hari ini “Kisah jalan ke Emaus”. 

Ringkasan Berita:
  • Tema renungan katolik  hari ini “Kisah jalan ke Emaus”.
  • Renungan katolik hari ini untuk hari Minggu biasa Paskah III dengan warna liturgi putih.
  • Bacaan hari Minggu: Kis. 2:14,22-33; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; 1Ptr. 1:17-21; Luk. 24:13-35 dan BcO Kis 8:4-25.

Oleh: Pastor John Lewar, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 19 April 2026.

Tema renungan katolik  hari ini “Kisah jalan ke Emaus”.

Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan katolik hari ini untuk hari Minggu biasa Paskah III dengan warna liturgi putih.

Bacaan hari Minggu: Kis. 2:14,22-33; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; 1Ptr. 1:17-21; Luk. 24:13-35 dan BcO Kis 8:4-25.

Baca juga: Renungan Katolik Minggu 19 April 2026, Kleopas Dan Dinamika Kehidupan Kita

Bacaan pertama: Kis. 2:14,22-33

Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.

Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.

Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,

sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved