Sabtu, 2 Mei 2026

Misa Hari Minggu

Teks Misa Minggu 3 Mei 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Mari simak teks misa Minggu 3 Mei 2026 lengkap renungan harian Katolik. Teks misa disiapkan untuk hari biasa Minggu V Paskah tahun A

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Teks Misa Minggu 3 Mei 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik
TRIBUNFLORES.COM / GG
GEREJA MATALOKO BAJAWA - Gereja Mataloko di Bajawa, Ngada, Flores, NTT. Mari simak teks misa Minggu 3 Mei 2026 lengkap renungan harian Katolik. Teks misa disiapkan untuk hari biasa Minggu V Paskah tahun A dengan warna liturgi putih 

Saudara-saudari, datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah. Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah. 

10. ALLELUIA (Yoh. 14:6) 

P : Alleluia, Alleluia, Alleluia
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
P : Akulah jalan, kebenaran dan hidup, sabda Tuhan, *

Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia

11. INJIL (Yoh. 14:1-12) 

P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.

Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada. Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Dalam perjamuan akhir, Yesus berkata, "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakan nya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu Jalan ke situ."Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.
P : Demikianlah Injil Tuhan. 
U : Terpujilah Kristus. 

12. RENUNGAN HARIAN KATOLIK

Saudara-saudari terkasih, kita barusan mendengarkan percakapan penuh makna antara Yesus dengan para murid-Nya dalam perjamuan akhir. Ada dua murid yang mewakili para murid lainnya dalam momen dari hati ke hati ini. Mari kita dalami apa yang diangkat oleh dua murid Yesus ini.Pertama, Thomas. Ia pasti merasa bingung dengan pen jelasan Yesus tentang jaminan hidup kekal. Yesus sen diri akan menyiapkan tempat di surga bagi mereka. Thomas mungkin merasa tertarik, dan ia ingin tahu bagaimana ia dapat berjalan ke tempat itu. Ia pasti tidak tahu. Itulah sebabnya, ia secara polos bertanya kepada Yesus. Jawaban Yesus sederhana saja karena Yesus meminta Thomas dan semua murid yang lain untuk percaya kepada-Nya. Ia adalah jalan. Kata-kata Nya adalah pedoman atau rambu-rambu menuju keselamatan itu. Boleh jadi, kita adalah Thomas yang ingin tahu jalan menuju kehidupan kekal. Yesus tidak memberikan awasan lain. Dia hanya menunjukkan bahwa apa yang telah dikatakan-Nya atau disabdakan-Nya, itulah yang menjadi rambu-rambu menuju ke keselamatan. Jika 
kita tidak pernah tahu akan Sabda Tuhan, bagaimana kitab isa tahu jalan menuju keselamatan, baik saat kini maupun kelak? Karena itu, marilah kita semakin rajin mengakrabi diri kita dengan membaca Kitab Suci agar kita tahu rambu-rambu atau petunjuk-petunjuk menuju kehidupan yang menyelamatkan.Kedua, Filipus. Filipus menyimak dengan baik kata-kata Yesus. Ia tahu Yesus sedang berbicara tentang Bapa yang mengutus Yesus. Namun, ia ingin sekali untuk mengetahui bagaimana model dari Bapa seperti yang disampaikan Yesus. Pertanyaannya memicu jawaban sederhana tetapi mendalam dari Yesus. Yesus mengatakan bahwa Ia dan Bapa itu satu. Segala yang diperbuat-Nya, itulah yang dikehendaki Bapa. Karena itu, ketika orang melihat Yesus, mereka juga sebenarnya melihat Bapa di surga. Yesus adalah cerminan dari Bapa sendiri. Kita bersyukur bahwa kita bisa mengetahui Bapa kita di surga melalui Yesus. Melalui Yesus, kita tahu bahwa Bapa pasti amat mencintai kita sekalian. Karena itu, Dia mengutus Yesus kepada kita. Kita bisa mempelajari Bapa kita melalui Sabda yang digemakan oleh Yesus. Itulah model Bapa kita, yang selalu mencintai kita sekalian. Mari kita berusaha untuk mendengarkan Yesus sehingga kita bisa menjadi penerus warta Yesus dan melalui kita orang dapat melihat Bapa yang di surga. Tuhan selalu memberkati kita sekalian.

13. SYAHADAT 

P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

14. DOA UMAT 

P : Saudara-saudari terkasih, setelah dikuatkan dengan Sabda Yesus Kristus, tibalah saatnya kita 
menyampaikan doa-doa permohonan kepada Bapa di Surga. 
P : Bagi para gembala umat. Semoga Sri Paus, para Uskup, Imam yang telah dipilih untuk mengemban 
tugas pelayanan kepada umat sungguh menyadari dan menghayati tugas mereka sebagai pemimpin dan gembala yang baik bagi umat pilihan Allah. 
Marilah kita mohon….
P : Bagi mereka yang bersedia menjadi pelayan Allah. Semoga mereka diterangi ORh Kudus sehingga 
dengan sukarela mau berkorban bagi sesama. Semoga mereka selalu diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam tugas pelayanan yang dipercayakan kepada mereka. Marilah kita mohon….
P : Bagi mereka yang sedang mengalami kegoncangan 
iman. Semoga Allah menerangi pikiran, menggerak kan hati, dan menguatkan iman mereka berkat 
pewartaan kabar keselamatan Semoga iman mereka dipulihkan dan dengan keyakinan hati yang baru, mereka menjalani kehidupan sehari-hari dalam kegembiraan sejati. Marilah kita mohon….
P : Bagi kita semua yang hadir dalam Perayaan Sabdaini. Semoga ajaran Kristus sungguh bertumbuh dan semakin berkembang di dalam diri kita dan menjiwai hidup dan karya kita. Marilah kita mohon….
P : Kita hening sejenak untuk menyerahkan doa dan 
permohonan pribadi kita masing-masing. 
[hening sejenak lalu lanjut].
P : Allah Bapa yang mahakuasa, kami bersyukur karean Engkau telah menganugerahkan Yesus yang
hadir di tengah kami sebagai jalan, kebenaran, dankehidupan. Dengarkanlah dan kabulkanlah segaladoa dan permohonan kami, yang kami sampaikan kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U : Amin

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved