Selasa, 12 Mei 2026

Bacaan Injil Katolik

Bacaan Injil Katolik Rabu 13 Mei 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Mari simak bacaan Injil Katolik Rabu 13 Mei 2026. Bacaan injil katolik lengkap renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

Ringkasan Berita:
  • Bacaan injil katolik lengkap renungan harian Katolik.
  • Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Rabu 13 Mei 2026 merupakan hari Rabu Paskah VI, Santa Petronela, Martir dan Perawan, Santa Imelda Lambertini, Perawan, Santo Andreas Fournet, Imam, dengan warna liturgi putih.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan Injil Katolik Rabu 13 Mei 2026.

Bacaan injil katolik lengkap renungan harian Katolik.

Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Rabu 13 Mei 2026 merupakan hari Rabu Paskah VI, Santa Petronela, Martir dan Perawan, Santa Imelda Lambertini, Perawan, Santo Andreas Fournet, Imam, dengan warna liturgi putih.

Adapun bacaan liturgi katolik hari Rabu 13 Mei 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Ibadah Sabda Hari Raya Kenaikan Kamis 14 Mei 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 17:15.22-18:1

Pada waktu itu terjadilah kerusuhan di kota Berea. Maka Paulus pergi dari sana. Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di kota Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin menyusul Paulus.

Di Atena Paulus pergi berdiri di atas Aeropagus dan berkata, “Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa.

Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.

Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia.

Dari satu orang saja Allah telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi, dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka serta batas-batas kediaman mereka.

Maksudnya supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah serta menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.

Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah dikatakan juga oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.”

Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia.

Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberikan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua orang harus bertobat.

Karena Allah telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia dengan perantaraan seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan orang itu dari antara orang mati.”

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved