Kamis, 14 Mei 2026

Misa Hari Kenaikan Tuhan

Teks Misa Hari Raya Kenaikan Tuhan Kamis 14 Mei 2026

Mari simak teks misa hari raya kenaikan Kamis 14 Mei 2026. Teks misa hari raya kenaikan Tuhan lengkap renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

Saudara-saudari, aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah. 

10. ALLELUIA (Mat. 28:19a.20b) 

P : Alleluia, Alleluia, Alleluia
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
P : Pergilah, dan ajarlah semua bangsa, sabda Tuhan,*Aku menyertai kamu sampai akhir zaman.
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia

11. INJIL (Mat. 28:16-20) 

P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.

Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada.Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." 
P : Demikianlah Injil Tuhan. 
U : Terpujilah Kristus. 

12. RENUNGAN HARIAN KATOLIK

Ada dua hal yang dikatakan Yesus dalam bagian terakhir dari Injil Matius ini. Pertama, tugas perutusan. Yesus menegaskan bahwa Ia adalah Penguasa segalanya, surga dan dunia. Karena itu, Ia memerintahkan para murid-Nya untuk membantu-Nya menjadikan semua bangsa sebagai murid atau pengikut-Nya. Mereka diminta untuk mengajarkan apa yang telah diperintahkan oleh Yesus. Pengalaman hidup mereka bersama Yesus pasti telah membuat mereka bisa mengetahui mana yang harus diwartakan. Para rasul pun pergi ke mana-mana untuk mewartakan Kabar Gembira Tuhan. Kita juga mendapatkan tugas yang sama. Apakah kita harus pergi juga ke-mana-mana, ke seluruh dunia? Tidak! Yesus mengutus kita ke tempat di mana kita berada. Kita menjadi murid-Nya di tempat kita hidup atau di tempat kerja kita. Ketika kita melakukan apa yang diperintahkan Tuhan, untuk berbuat baik dan benar, maka kita sebenarnya sudah mulai melaksanakan perintah Tuhan untuk menjadi murid yang diutus-Nya. Kita juga bisa saling membantu dalam rumah kita untuk menjadi murid Tuhan yang sejati. 
--
Kedua, janji penyertaan Tuhan. Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia akan menyertai para murid-Nya hingga akhir zaman. Yesus tidak menyebut, “sampai akhir hidup mereka”, melainkan “sampai akhir zaman”. Itu 
berarti, janji Tuhan tidak hanya berlaku bagi para murid yang saat itu mendengarkan-Nya. Janji itu berlaku hingga saat kini, hingga selamanya. Inilah hiburan bagi kita. Tuhan akan tetap bersama kita hingga kapan pun. Kita pun mesti meniru tindakan Tuhan ini dengan saling ada satu bagi yang lain. Tuhan mengutus kita untuk menjadi penolong satu bagi yang lain. Itulah cara Tuhan mendampingi kita. Seberapa pun peran kita, meskipun itu peran yang kelihatannya kecil dan tidak berarti, kita tetap menjadi utusan Tuhan untuk mendampingi satu sama lain. Itu berarti kita juga mesti memiliki semangat untuk tidak membebani sesama kita. Sebaliknya, kita berjuang agar mampu meringankan hidup orang lain dengan cara hidup kita. 

13. SYAHADAT 

P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

14. DOA UMAT 

P : Allah Bapa telah mengutus Putra-Nya yang terkasih untuk menyatakan cinta kasih-Nya serta mengundang manusia kembali berdamai dan bersatu dalam Kerajaan Allah. Marilah kita berdoa dengan perantaraan Yesus Kristus, Putra-Nya. 
P : Semoga para pemimpin Gereja tidak henti-hentinya memperkenalkan Allah sebagai Bapa, seperti yang diajarkan Yesus, Putra-Nya, sehingga seluruh anggota Gereja dapat mengalami kebaikan dan kemurahan hati Allah. Marilah kita mohon…
P : Semoga Bapa menanamkan kasih dalam hati para pemimpin bangsa, sehingga mereka dapat 
memimpin bangsa dan melayani rakyat dengan penuh kasih. Marilah kita mohon... P : Semoga para religius setia melaksanakan tugas perutusan seperti yang diamanatkan oeh Yesus 
degan penuh keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai hidup dan karya mereka. Marilah kita 
mohon... 
P : Semoga Bapa memperkenankan saudara-saudari kita yang telah berpulang untuk ambil bagian dalam kebahagiaan abadi bersama Allah Bapa di surga. 
Marilah kita mohon... 
P : Kita hening sejenak untuk menyerahkan doa dan permohonan pribadi kita masing-masing. 
[hening sejenak lalu lanjut].
P : Allah Bapa kami di dalam surga, Putra-Mu telah memperoleh kemuliaan kekal di sisi kanan-Mu dan 
akan kembali mempersatukan orang-orang yang percaya dan berkenan di hati-Nya. Maka kami pun turut bersukacita dan mempersatukan doa-doa kami dengan doa Tuhan Yesus, Putra-Mu dan 
Pengantara kami.
U : Amin

15. KOLEKTE 

[Selanjutnya ada pengumpulan kolekte sebagai perwujudan cinta kepada Sang Sabda dan kepada sesama yang berkekurangan, diiringi lagu yang sesuai. Kolekte dikumpulkan lalu dihantar dan diletakkan di depan mimbar] diiringi lagu persembahan yang bernada Syukur Kepada Tuhan atau Ajakan Berbagi.]. 

16. DOA PUJIAN KENAIKAN 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved