Minggu, 17 Mei 2026

Misa Hari Minggu

Teks Misa Minggu 17 Mei 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Mari simak teks misa Minggu 17 Mei 2026. Teks misa lengkap renungan harian Katolik untuk Minggu VII pekan Paskah.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

Ringkasan Berita:
  • Teks misa lengkap renungan harian Katolik untuk Minggu VII pekan Paskah.
  • Teks misa disiapkan untuk hari Minggu Komunikasi sedunia tahun A dengan warna liturgi putih.
  • Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.  

Oleh: P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak teks misa Minggu 17 Mei 2026.

Teks misa lengkap renungan harian Katolik untuk Minggu VII pekan Paskah.

Teks misa disiapkan untuk hari Minggu Komunikasi sedunia tahun A dengan warna liturgi putih.

Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.  

Ketika memulai, Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”, dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”. Kemudian dinyanyikan lagu pembuka untuk masa Paskah. 

PERAYAAN MISA

01. TANDA SALIB DAN SALAM 

P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.  
U  : Amin.  
P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.  
U : Sekarang dan selama-lamanya.  

02. KATA PEMBUKA  

P : Hari ini kita merayakan Minggu Ketujuh dalam Masa Paskah. Kita juga merayakan Hari Minggu Komunika
si sedunia, dengan tema ‘Menjaga Suara dan Wajah Manusia’. Kita diajak untuk membina relasi personal yang baik di tengah tantangan kecerdasan buatan (AI). Teknologi digital tidak boleh mengganggu hubungan yang terdalam antarpribadi. Bacaan-bacaan yang akan kita dengarkan mengajak kita untuk tekun berdoa dan sabar dalam hidup kita. Dalam bacaan pertama, kita akan dengarkan kisah para murid Yesus yang berdoa bersama Bunda Maria menantikan Roh Kudus.  Dalam bacaan kedua, kita akan mendengarkan wejangan rasul Petrus agar kita sabar menghadapi tantangan dunia ini. Dia mengajak kita untuk tidak malu menderita karena iman kita.  Dalam bacaan Injil, kita akan mendengarkan doa Yesus bagi para murid-Nya agar Bapa di surga melindungi mereka. Kita pun dilindungi oleh Tuhan ketika kita setia menghayati iman kita. Semoga kita pun tekun berdoa, karena doa adalah cara kita berkomunikasi atau cara kita bertemu dan berbicara dengan Tuhan, yang adalah pemilik kehidupan kita. [hening sejenak]  

03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN  

P  : Marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah berdosa, terutama karena kita kurang meluangkan waktu untuk berbicara dengan Tuhan, supaya kita siap mendengarkan Sabda Allah, Terang dan Pedoman hidup kita. 
U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.  
P : Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal. 
U : Amin.  

04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN  

[Dianjurkan untuk memakai Madah Kemuliaan di bawah ini]  

P : Kemuliaan kepada Allah di surga  
U : dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.  
P : Kami memuji Dikau,  
U : Kami meluhurkan Dikau.  
P : Kami menyembah Dikau,  
U : Kami memuliakan Dikau. 
P : Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar.  
U : Ya Tuhan Allah, raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa.  
P : Ya Tuhan Yesus Kristus, Putera yang tunggal.  
U : Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putera Bapa.  
P : Engkau yang menghapus dosa dunia,  kasihanilah kami.  
U : Engkau yang menghapus dosa dunia,  kabulkanlah doa kami.  
P : Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.  
U : Karena hanya Engkaulah kudus.  
P : Hanya Engkaulah Tuhan.  
U : Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Yesus Kristus.  
P : bersama dengan Roh Kudus,  
U : dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved