Rabu, 3 Juni 2026

Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Teks Misa Minggu 31 Mei 2026 Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Mari simak teks misa Minggu 31 Mei 2026. Teks misa lengkap renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

09. BACAAN KEDUA (2Kor. 13:11-13) 

L : Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usa hakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala 
nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu! Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Salam dari semua orang kudus kepada kamu. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah. 

10. ALLELUIA (Why. 1:18) 

P : Alleluia
U : Alleluia
P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, *kepada Allah yang ada sejak dahulu, 
kini dan sepanjang masa mendatang.
U : Alleluia

11. INJIL (Yoh. 3:16-18) 

P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.

Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada.Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Yesus bersabda, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.”
P : Demikianlah Injil Tuhan. 
U : Terpujilah Kristus. 

12. RENUNGAN HARIAN KATOLIK

Injil yang baru kita dengar tadi berbicara tentang kasih Allah yang luar biasa pada kita. Allah tidak tinggal diam dalam kemahakuasaan-Nya. Ia amat peduli pada kita. Kita dalami dua poin dari bacaan-bacaan hari ini. Pertama, Allah menghendaki kita selamat. Ketika kita menanam sesuatu, kita ingin ia bertumbuh baik dan menghasilkan buah. Untuk itu, kita berjuang untuk merawatnya sebaik mungkin, menjaganya dari panas dan melindunginya dari hama. Allah melakukan hal yang sama kepada kita. Ia amat mencintai kita semua sehingga Ia tidak mau kita binasa, Ia merawat kita sehingga kita bisa beroleh hidup yang kekal. Untuk maksud ini, Allah mengutus banyak nabi untuk mewartakan keselamatan. Dalam bacaan pertama kita dengarkan tentang Musa yang menjadi pengantara Allah dengan umat-Nya. Pada akhirnya, Allah mengutus Putra-Nya sendiri untuk menebus kita semua. Yesus datang bukan hanya menebus kita dengan darah-Nya, tetapi Dia juga meninggalkan kita Sabda-Nya yang menuntun kita kepada keselamatan. Untuk membantu kita mengerti Sabda-Nya, Yesus jugamenjanjikan Roh Kudus. Roh ini akan menuntun kita kepada seluruh kebenaran. Inilah upaya Allah untuk membantu kita mencapai keselamatan. Kita patut mensyukuri kepedulian Allah ini. Kedua, dalam injil tadi Yesus bersabda, “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman…” Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidaklah menghukum kita. Kita yang memilih hukuman bagi diri kita sendiri. Allah sudah menawarkan jalan menuju keselamatan. Melalui Yesus, pintu keselamatan itu sudah terbuka. Ketika orang tidak percaya pada Yesus dan tidak mengambil jalan yang ditunjukkan-Nya, maka ia sebenarnya sudah mengarahkan dirinya sendiri kepada hukumannya. Ia memilih untuk tidak selamat. Pada perayaan Allah Tritunggal Mahakudus ini, kita diajak untuk mensyukuri kepeduliaan Allah yang menyelamatkan kita. Kita juga diminta untuk lebihkokoh lagi dalam iman dan mengikuti Yesus dengan sepenuh hati. Tuhan tidak menghendaki kita binasa.Pintu keselamatan sudah dibuka oleh Yesus dan kita diajak untuk melewatinya. Perayaan ini juga menginspirasi kita agar kita peduli dengan sesama, mencontohi relasi harmonis dan persatuan Allah Tritunggal yang mahakudus. Kita ciptakan suasana yang memungkinkan orang lain juga terarah kepada keselamatan. Dalam keluarga misalnyakita berupaya untuk mendidik dan membentuk keluarga kita dengan nilai-nilai kebenaran, kejujuran dan kebaikan. Kita juga bisa menciptakan suasana rohani dalam keluarga yang memungkinkan setiap orang berdoa atau mendekatkan diri dengan Tuhan. Atau ketika kita menghadapi persoalan dalam keluarga atau masyarakat, kita berupaya untuk saling mendengarkan dan berkonsentrasi untuk menyelesai kan masalah, mencontohi Allah Tritunggal yang selaluberupaya menyelamatkan kita. Semoga semangat Allah Tritunggal yang menyelamat kan kita menjiwai kita semua untuk saling membantu, meneguhkan dan merawat iman kita menuju keselamatan dan hidup kekal.

13. HENING SEJENAK 
14. SYAHADAT 

P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

15. DOA UMAT 

P : Mari kita panjatkan doa-doa permohonan kepada Allah kita yang selalu mendengarkan kita. 
P : Bagi Gereja-gereja Kristus. Ya Bapa, utuslah Roh-Mu kepada umat yang mengimani Tritunggal Mahakudus 
agar mereka mampu menjadi tanda persatuan cinta kasih Bapa dan Putra dan Roh Kudus bagi dunia.
Marilah kita mohon,…
P : Bagi Nusa dan Bangsa. Ya Bapa, semoga Nusa dan Bangsa kami yang mengimani Dikau sebagai Allah 
Yang Maha Esa, Kauberkati dalam membangun negara yang adil dan makmur merata. Marilah kita mohon,…
P : Bagi yang miskin dan terlantar. Ya Bapa, semoga kami dapat selalu dijiwai oleh cinta kasih-Mu yang sungguh agung bagi kami sehingga sanggup memperhatikan kepentingan mereka yang miskin dan terlantar. Marilah kita mohon,…
P : Bagi paroki kita. Ya Bapa, semoga umat di paroki kami membina persaudaraan dan persatuan dalam 
iman, sehingga makin banyak orang yang tertarik untuk mengenal dan bersatu dengan Dikau. Marilah 
kita mohon,…
P : Kita hening sejenak untuk menyerahkan doa dan permohonan pribadi kita masing-masing. 
[hening sejenak lalu lanjut].
P : Ya Tuhan, demikianlah doa-doa permohonan kami. Kabulkanlah demi Kristus Pengantara kami.
U : Amin

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved