Permenungan kita: apa yang akan kita katakan dan lakukan untuk membagikan kabar baik hari ini? Pikirkan satu langkah nyata (mengunjungi tetangga, mengajak teman ke pertemuan doa, berbagi kesaksian singkat). “Kekuatan pendampingan dan komunitas”: Barnabas tidak sendirian; ia datang untuk meneguhkan jemaat dan kemudian bekerja bersama Paulus. Pemberitaan sering paling efektif bila dilakukan dalam relasi yang mendukung, mendorong, dan membagi karunia. Permenungan kita: siapa yang bisa kita libatkan atau siapa yang membimbing kita dalam tugas pewartaan? “Bergantung pada Roh”: Bergantung pada Roh dan hidup sederhana: Yesus menugaskan murid agar tidak membawa barang berlebihan, melainkan bergantung pada keramahtamahan dan penyertaan Tuhan. Ini mengingatkan kita bahwa misi bukan usaha mengandalkan fasilitas atau strategi semata, melainkan kesediaan menyerahkan hasil kepada Roh Kudus dan hidup rendah hati di hadapan orang lain. Permenungan kita : di mana kita perlu melepaskan kontrol dan lebih mempercayakan hasil pewartaan kepada Roh dan bukan kekuatan sendiri?
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, panggilan untuk “pergi dan beritakanlah” menuntut keberanian, kesederhanaan, dan kepercayaan penuh kepada Roh Kudus. Kedua, teladan Barnabas menunjukkan bahwa dukungan komunitas dan semangat pendampingan memperkuat misi Gereja. Ketiga, mari kita jawab panggilan ini dengan langkah konkret, kerja sama, dan hati yang bergantung pada penyertaan Tuhan. Tuhan memberkati kita. (Sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News