Bacaan Injil Katolik
Bacaan Injil Katolik Sabtu 13 Juni 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik
Simak bacaan injil katolik Sabtu 13 Juni 2026. Bacaan injil katolik lengkap renungan harian katolik dengan warna liturgi putih.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan."
Bacaan Injil katolik:
Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.
Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.
Karena mereka menyangka bahwa Ia ada di antara orang-orang seperjalanan mereka, berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya, lalu mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan mereka.
Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia.
Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.
Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.
Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."
Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"
Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.
Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.
Renungan Harian Katolik
Hari ini, Yesaya dalam bacaan pertama berbicara tentang kegembiraan dan kepastian tentang keselamatan yang Tuhan janjikan kepada umat-Nya. Tuhan akan setia kepada janji-Nya, dan umat-Nya akan menemukan sukacita sejati. Keselamatan dan kebahagiaan merupakan bukti kasih Tuhan yang sempurna dan seluruh umat-Nya akan menemukan kedamaian dan kepastian. "Karena seperti musim semi di atas tanah, demikianlah sukacita dan kebahagiaan di hadapan Tuhan."