Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Sabtu 13 Juni 2026, Menyimpan dalam Hatinya
Mari simak renungan katolik hari Sabtu 13 Juni 2026. Tema renungan katolik "Menyimpan dalam hatinya”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan katolik "Menyimpan dalam hatinya”.
- Renungan katolik disiapkan untuk perayaan wajib hati tak bernoda Santa Perawan Maria.
- Renungan katolik ada dibagian akhir artikel ini.
- Bacaan hari Sabtu: Yes. 61:9-11; MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7.8abcd; Luk. 2:41-51 dan BcO Flp 4:10-23 dengan warna liturgi putih.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan katolik hari Sabtu 13 Juni 2026.
Tema renungan katolik "Menyimpan dalam hatinya”.
Renungan katolik disiapkan untuk perayaan wajib hati tak bernoda Santa Perawan Maria.
Renungan katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Bacaan hari Sabtu: Yes. 61:9-11; MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7.8abcd; Luk. 2:41-51 dan BcO Flp 4:10-23 dengan warna liturgi putih.
Baca juga: Renungan Katolik Sabtu 13 Juni 2026, Meneladani Hati Maria di Tengah Tantangan Hidup
Bacaan pertama:
Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN.
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.
Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.
Mazmur Tanggapan:
Lalu berdoalah Hana, katanya:
"Hatiku bersukaria karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.
Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.
TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.
TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan."
Bacaan Injil katolik:
Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.
Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.
Karena mereka menyangka bahwa Ia ada di antara orang-orang seperjalanan mereka, berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya, lalu mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan mereka.
Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia.
Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.
Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.
Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."
Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"
Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.
Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.
Renungan Harian Katolik
"Menyimpan dalam hatinya”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Hari ini Gereja merayakan dua peringatan penting: Hati Tak Bernoda Maria dan Santo Antonius dari Padua. Keduanya menghadirkan teladan iman yang mendalam: Maria yang menyimpan segala peristiwa dalam hatinya, dan Antonius yang dengan kebijaksanaan serta kasihnya menjadi pengajar dan pelindung umat. Bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan sikap hati yang penuh iman, kesabaran, dan pengharapan.
Saudara-saudari terkasih.
Dalam bacaan pertama (Yesaya. 61:9-11) menggambarkan tentang umat Allah yang dipulihkan akan dikenal sebagai bangsa yang diberkati. Seperti tanah yang menumbuhkan tunas, Allah menumbuhkan keadilan dan puji-pujian di tengah umat-Nya. Sedangkan dalam bacaan Injil (Lukas 2:41-51) menceritakan tentang Yesus yang tinggal di Bait Allah, membuat Maria dan Yusuf cemas. Jawaban Yesus, “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di rumah Bapa-Ku?” menegaskan bahwa misi-Nya adalah melakukan kehendak Bapa. Poin refleksi kita adalah “Sikap hati Maria”: Maria tidak selalu mengerti jalan Allah, tetapi ia tetap menyimpan dan merenungkan dalam hatinya. Kita diajak untuk memiliki hati yang sabar dan penuh iman, meski tidak semua hal dapat segera kita pahami. “Keteguhan iman Antonius”: Santo Antonius dikenal sebagai pengajar yang bijak dan pencari yang hilang. Ia menunjukkan bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata: menolong, mengajar, dan menguatkan sesama. “Panggilan kita”: Bacaan Yesaya menegaskan bahwa kita adalah umat yang diberkati. Maka, kita dipanggil untuk menumbuhkan keadilan, kasih, dan puji-pujian kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Saudara-saudari terkasih
Pesan untuk kita, pertama, mari kita belajar dari Maria yang menyimpan segala sesuatu dalam hati, dan dari Antonius yang mewujudkan iman dalam tindakan. Kedua, kesabaran, iman, dan kasih adalah kunci untuk memahami misteri Allah. Ketiga, dengan hati yang terbuka, kita pun akan dikenal sebagai umat yang diberkati dan menjadi berkat bagi sesama.. (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Hari Sabtu 13 Juni 2026
Renungan Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026
Renungan Harian Katolik Sabtu 13 Juni 2026
Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026
Renungan Katolik Sabtu 13 Juni 2026
Renungan Katolik Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026
Bruder Pio Hayon SVD
| Bacaan Liturgi Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026, Pesta Santo Antonius dari Padua |
|
|---|
| Renungan Katolik Sabtu 13 Juni 2026, Meneladani Hati Maria di Tengah Tantangan Hidup |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026 |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026, Pesta Wajib Hati Tak Bernoda SP Maria |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.