Berita Manggarai Barat
Setelah Didera Cuaca Buruk, Warga Wae Lolos Manggarai Barat Ritual Adat
Di tengah kedamaian itu, sebuah tradisi sakral bertajuk Ritual Adat Cunca Plias. Ritual yang menjadi urat nadi spiritualitas warga setempat
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Wae-Lolos-Mabar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Di tengah kedamaian itu, sebuah tradisi sakral bertajuk Ritual Adat Cunca Plias. Ritual yang menjadi urat nadi spiritualitas warga setempat ini terasa kian istimewa.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Setelah didera cuaca ekstrem dan suasana yang mencekam akibat angin kencang dari pagi hingga petang, Kampung Langgo, Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, alam seolah sepakat untuk bersahabat, menyisakan udara sejuk dan suasana yang tenang.
Di tengah kedamaian itu, sebuah tradisi sakral bertajuk Ritual Adat Cunca Plias. Ritual yang menjadi urat nadi spiritualitas warga setempat ini terasa kian istimewa.
Pasalnya, keheningan doa-doa adat tidak hanya dihadiri oleh masyarakat lokal, tetapi juga disaksikan langsung dengan penuh takzim oleh sejumlah wisatawan asal Spanyol dan Prancis.
Bagi para pelancong Eropa ini, momen tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan jendela untuk melihat betapa eratnya hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan alam semesta.
Baca juga: Gunung Ili Lewotolok di Pulau Lembata NTT Erupsi Lagi, Masyarakat Diminta Waspada