BPJS Kesehatan Ende
Peserta JKN di Labuan Bajo Bersyukur, Syaiful Ditangani Baik di RS Komodo
Syaiful mengatakan dirinya rutin melakukan kontrol penyakit jantung ke dokter spesialis di RSUD Komodo. Menurutnya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Penyakit-jantung-masih-menjadi-salah-satu-penyakit-berbahaya.jpg)
Ringkasan Berita:
- Program JKN dari BPJS Kesehatan membantu pasien jantung di Labuan Bajo mendapatkan layanan kesehatan tanpa terbebani biaya mahal.
- Syaiful, peserta JKN PBI asal Manggarai Barat, menjalani rawat inap 4 hari di RS Komodo dan merasakan pelayanan yang baik serta obat yang selalu tersedia.
- Ia dan keluarganya mengaku puas dan berharap layanan JKN terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat terbantu dalam akses kesehatan.
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO – Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang kapan saja, terutama akibat penyempitan atau sumbatan pada arteri koroner. Kondisi ini kerap membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi, sehingga kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan menjadi solusi penting bagi masyarakat.
Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh Syaiful, peserta JKN Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau BPJS gratis yang ditanggung pemerintah, asal Kabupaten Manggarai Barat.
Ia menjalani perawatan rawat inap selama empat hari di Rumah Sakit Komodo dan kini kondisinya berangsur membaik.
Syaiful mengatakan dirinya rutin melakukan kontrol penyakit jantung ke dokter spesialis di RSUD Komodo. Menurutnya, seluruh layanan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) hingga rumah sakit berjalan dengan baik dan tidak membedakan pasien.
Baca juga: Terdaftar JKN, Pelajar di Ende Rasakan Manfaat Besar Saat Sakit: Biaya Ditanggung, Perawatan Lancar
“Pelayanan di Rumah Sakit Komodo sangat baik, dokter dan perawat ramah, ruangan juga bersih dan nyaman. Obat-obatan juga selalu tersedia,” ujarnya.
Istri: Pelayanan Sangat Membantu Pasien
Istri Syaiful juga mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama masa perawatan. Ia menilai tenaga kesehatan memberikan perhatian penuh sehingga proses pemulihan suaminya berjalan baik.
“Suami saya berangsur sembuh setelah dirawat kurang lebih empat hari. Pelayanannya sangat baik dan kami sangat terbantu,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa seluruh anggota keluarganya telah terdaftar sebagai peserta JKN sehingga merasa lebih tenang ketika menghadapi kondisi darurat kesehatan.
Harapan untuk Layanan JKN
Syaiful dan istrinya mengaku bersyukur atas manfaat yang diberikan program JKN. Mereka berharap layanan tersebut terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Saya bersyukur menjadi peserta BPJS. Semoga program ini terus berkembang dan membantu masyarakat luas,” tutup istri Syaiful.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Berita BPJS Kesehatan Ende
BPJS Kesehatan Ende
Peserta JKN di Labuan Bajo
RS Komodo Labuan Bajo
TribunFlores.com
| Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan |
|
|---|
| Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS ? Simak Penjelasannya ! |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| 6 Kabupaten Wilayah BPJS Kesehatan Ende Pertahankan Status UHC hingga 2026 |
|
|---|
| Go Live Nasional : Duo BPJS Percepat Layanan Dugaan Kecelakaan Kerja/PAK |
|
|---|