Berita Manggara Timur
Catatan Forkoma PMKRI Manggarai Timur: Perdamaian Sejati Tak Dapat Tercapai Tanpa Ada Keadilan
FORKOMA PMKRI Manggarai Timur menyampaikan 5 poin catatan kepada pemerintah sebagai tanggapan atas dinamika kebangsaan saat ini.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Deklarasi-Damai-Manggarai-Timur-Untuk-Indonesia.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (Forkoma PMKRI) Manggarai Timur menyampaikan 5 poin catatan kepada pemerintah sebagai tanggapan atas dinamika kebangsaan saat ini.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris FORKOMA PMKRI Manggarai Timur, Elvis Yunani Ontas, saat kegiatan Deklarasi Damai dengan Tema 'Manggarai Timur Untuk Indonesia' yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang berlangsung di Aula Utama Sekertariat Daerah, Kamis 4 September 2025.
Elvis mengatakan, FORKOMA PMKRI Manggarai Timur mengapresiasi Pemkab Manggarai Timur yang telah mengadakan deklarasi damai di tengah stabilitas politik nasional yang mengalami guncangan.
Deklarasi damai ini bagi forkoma PMKRI Manggarai Timur merupakan momentum untuk mengajak semua komponen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.
Baca juga: Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang: Tunjangan DPRD NTT Harus Patut dan Wajar
Meski demikian, kata Elvis, ajakan untuk bersatu dan berdamai tidak berarti mengabaikan aspirasi publik yang menjadi pemicu konflik luas di berbagai daerah.
Oleh karena itu, tegas Elvis, di tengah ajakan untuk menjaga persatuan dan perdamaian FORKOMA PMKRI Manggarai Timur juga menyampaikan beberapa catatan kepada pemerintah sebagai tanggapan atas dinamika kebangsaan saat ini.
Adapun poin catatan itu, yakni;
1. Mendesak pemerintah untuk menegekan supremasi hukum demi terciptanya keadilan sejati.
2. Melakukan pemberantasan korupsi sampai ke akar-akarnya tanpa memberi pengampunan terhadap koruptor.
3. Mendesak DPR RI untuk sesegera mungkin Mengesahkan UU perampasan aset bagi koruptor.
| Wakil Bupati Malaka: Dugaan Korupsi Proyek Rumah Bantuan Seroja Sedang Ditangani Penegak Hukum |
|
|---|
| Injil Katolik Hari Jumat 5 September 2025 dan Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Sebanyak 77 Peserta Ikuti Tes Identifikasi Kelas Khusus Cabor Hoki di SMAN 7 Kota Kupang |
|
|---|
| Sebanyak 60 Pemuda Belu Ikuti Pelatihan Kerja untuk Magang di Jepang |
|
|---|