Unika Santu Paulus Ruteng
Rektor Unika Ruteng Tekankan Daya Kritis Hadapi Era Post-Truth pada 1.304 Wisudawan
Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng mewisuda 1.304 lulusan program sarjana dan ahli madya, Sabtu (6/12/2025).
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Romo-Rektor-Unika-Ruteng.jpg)
Ringkasan Berita:
- Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng mewisuda 1.304 lulusan program sarjana dan ahli madya, Sabtu (6/12/2025).
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Christin Adal
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG- Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng mewisuda 1.304 lulusan program sarjana dan ahli madya, Sabtu (6/12/2025) pagi di Aula Asumpta Ruteng, Manggarai, NTT.
Prosesi berlangsung di kampus setempat dan dihadiri kepala dan jajaran LLDIKTI Wilayah XV, pemerintah daerah Manggarai Raya, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga wisudawan.
Dalam pidato akademiknya, Rektor Unika Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic, Theol. menekankan pentingnya daya kritis generasi muda dalam menghadapi era post-truth, ketika informasi berlimpah namun kebenaran sering tersamarkan oleh opini dan narasi yang lebih dominan.
“Kita hidup di era di mana informasi berlimpah, tetapi kebenaran sering kabur. Opini dapat terdengar lebih lantang daripada fakta, narasi lebih memikat daripada realitas,” tegasnya.
Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Gelar Seminar dan Orasi Ilmiah Bagi 1.304 Wisudawan
Rektor menegaskan bahwa masyarakat dan bangsa membutuhkan pribadi yang mampu berpikir jernih, membaca situasi dengan bijak, dan tetap teguh pada nilai kemanusiaan.
Tantangan Generasi Z
Tahun ini, wisuda mengusung tema “Membangun daya kritis, inovatif dan adaptif generasi Z dalam menghadapi era post-truth.”
Menurut Rektor, tema tersebut relevan dengan dinamika digital yang menuntut kemampuan memilah informasi dan mempertahankan integritas intelektual.
Ia mendorong lulusan untuk tidak sekadar mengikuti arus, tetapi berani menciptakan inovasi serta membuka diri pada peluang yang lebih luas, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.
Ajakan Menjadi Generasi Inovatif dan Adaptif
Selain berpikir kritis, para lulusan juga didorong untuk menjadi generasi inovatif yang berani menciptakan hal baru, bukan sekadar mengikuti arus.
“Dunia kerja dan dunia sosial kini membutuhkan keberanian untuk mencipta, bukan sekadar mengikuti,” ujarnya.
Rektor juga menyinggung peluang kerja di luar negeri, khususnya Jepang, yang sempat diikuti sejumlah mahasiswa namun terhambat karena keputusan orang tua.
“Para mahasiswa diharapkan berani mengambil keputusan tegas untuk masa depan. Adaptif bukan berarti kehilangan jati diri, tetapi menjadi pribadi yang fleksibel, terbuka dan siap berubah,” tuturnya.
Apresiasi dan Capaian Institusi
Dalam kesempatan itu, Rektor menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, civitas akademika, yayasan, pemerintah daerah, mitra pendidikan, serta LLDIKTI Wilayah XV.
Ia juga mengumumkan bahwa pada 25 November lalu kampus secara institusi meraih akreditasi Baik Sekali.
Pesan untuk Wisudawan
Pidato ditutup dengan pesan agar para wisudawan melangkah ke dunia nyata dengan integritas dan semangat pelayanan.
“Wisuda ini bukan titik akhir. Ini pintu awal menuju dunia nyata yang membutuhkan kontribusi dan karakter kalian. Jadilah pembawa harapan ketika kebenaran diuji dan wajah kasih di tengah masyarakat yang haus akan keadilan,” katanya.
Rektor menutup sambutannya dengan ucapan selamat dan doa berkat untuk seluruh wisudawan.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News
| Kapolres Christian Pimpin Personil Padamkan Api di Wae Kesambi Labuan Bajo Manggrai Barat |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 7 Desember 2025, Bertobat dan Bertumbuh dalam Roh |
|
|---|
| 393 Personel Gabungan Sukses Amankan ETMC XXXIV Ende, Kapolres Sebut Tanpa Kendala |
|
|---|
| Unika Santu Paulus Ruteng Gelar Seminar dan Orasi Ilmiah Bagi 1.304 Wisudawan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.