Senin, 15 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa Unika Ruteng : Buku atau Handphone, Dilema Generasi Digital Dalam Membaca

Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia sering menjadi perhatian dalam berbagai pembahasan mengenai literasi. Salah satu faktor handphone

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Mahasiswa Unika Ruteng :  Buku atau Handphone, Dilema Generasi Digital Dalam Membaca
TRIBUNFLORES. COM/HO-DOK PRIBADI
Kuirinus Gebrilians Elwang, Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng. 

Nama     : Kuirinus Gebrilians Elwang
Kelas      : PBI 2025 D
Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris

TRIBUNFLORESCOM,RUTENG-Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia sering menjadi perhatian dalam berbagai pembahasan mengenai literasi.

Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah meningkatnya penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan akses media sosial, hiburan digital, dan berbagai aplikasi membuat banyak orang lebih tertarik menggunakan handphone daripada membaca buku.

Menurut saya, meskipun handphone dapat menjadi sumber informasi yang praktis, buku tetap memiliki nilai yang tidak dapat tergantikan dalam membangun kebiasaan membaca yang berkualitas dan meningkatkan pemahaman secara lebih mendalam.

Saat ini, banyak anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa lebih sering menghabiskan waktu menggunakan handphone untuk bermain media sosial, menonton video, atau bermain game.

Baca juga: Jejak Laut Purba di Perut Gua Batu Cermin Labuan Bajo Manggarai Barat NTT

Padahal, membaca buku memiliki banyak manfaat, seperti menambah wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya kosakata. Buku juga membantu seseorang memahami suatu informasi secara lebih mendalam karena proses membacanya dilakukan dengan lebih fokus.

Di sisi lain, membaca melalui handphone memang menawarkan kemudahan karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Namun, penggunaan handphone sering kali menimbulkan gangguan yang dapat mengurangi konsentrasi. Ketika sedang membaca, notifikasi pesan, media sosial, atau aplikasi lainnya dapat mengalihkan perhatian sehingga proses memahami isi bacaan menjadi kurang maksimal. Akibatnya, seseorang lebih mudah kehilangan fokus dan tidak menyerap informasi dengan baik.

Selain itu, membaca buku memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan membaca melalui layar handphone. Membalik halaman demi halaman, merasakan tekstur kertas, dan menikmati suasana membaca tanpa gangguan menjadi nilai tambah yang dimiliki buku.

Pengalaman tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan membuat kegiatan membaca menjadi lebih bermakna.

Berdasarkan hal tersebut, saya berpendapat bahwa buku tetap memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Handphone sebaiknya digunakan sebagai sarana pendukung untuk memperoleh informasi, bukan menggantikan kebiasaan membaca buku.

Oleh karena itu, kita perlu mulai meluangkan waktu untuk membaca buku dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Semakin banyak kita membaca, semakin luas pengetahuan yang kita miliki dan semakin bijaksana pula kita dalam berpikir serta mengambil keputusan. Salam literasi.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved