Orang Tenggelam di Manggarai
Operasi SAR Gabungan Ditutup Pelajar SMP di Manggarai NTT Dinyatakan Hilang
Tim SAR Gabungan resmi menutup pencarian terhadap korban Armendo W. Jeferson yang diduga tenggelam di sungai Tiwu Pai, Desa Wontong
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Operasi-SAR-ditutup.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tim SAR Gabungan resmi menutup pencarian terhadap korban Armendo W. Jeferson yang diduga tenggelam di sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG---Tim SAR Gabungan resmi menutup pencarian terhadap korban Armendo W. Jeferson yang diduga tenggelam di sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.
Hal ini disampaikan oleh Fathur Rahman selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu 18 Januari 2026.
Adapun korban, Armendo W. Jeferson, seorang pelajar kelas II di salah satu SMP di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai merupakan warga Orong Lembor, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat diduga tenggelam di Sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu 11 Januari 2026 siang.
Fathur menerangkan, pencarian terhadap korban Armendo yang diduga tenggelam di lokasi obyek wisata Tiwu Pai resmi ditutup, Sabtu 17 Januari 2026 pada pukul 13.00 Wita dan korban dinyatakan hilang.
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Tiwu Pai Reok Barat Manggarai Dilanjutkan Hari Ini
Fathur juga menerangkan, sebelumnya telah dilaksanakan nya pencarian dengan melakukan penyisiran di pinggir sungai sekitar lokasi kejadian selama 7 hari. Pada operasi pencarian hari terakhir, Sabtu 17 Januari 2026 juga dikunjungi dan dipantau langsung oleh Bupati Manggarai Heribertus G.L Nabit, S.E, M.A.
"Sehubungan dengan telah di laksanakan Ops SAR (H.1-H.7) dengan tidak ditemukannya tanda-tanda penemuan korban (nihil) maka berdasarkan hasil evaluasi tim SAR Gabungan bersama dengan keluarga korban serta Unsur SAR yang terlibat dalam Ops SAR disepakati agar pelaksanaan Operasi SAR yang telah dilakukan dan diusulkan untuk ditutup akan dilanjutkan dengan pemantauan,"terang Fathur.
"Seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pelaksanaan Ops SAR dikembalikan ke kesatuanya masing-masing disertai dengan ucapan terimakasih,"sambungnya.
Meski demikian, Fathur menegaskan, operasi SAR akan dibuka kembali apabila ditemukan adanya tanda-tanda korban. (rob)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News