Selasa, 5 Mei 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa PBSI Unika Ruteng Magang di SMAK St. Fransiskus Xaverius, Kepsek Beri Dukungan Penuh

Sebanyak empat mahasiswa PBSI ditempatkan di SMAK St. Fransiskus Xaferius Ruteng, yakni Maria Diniarti Janur

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Mahasiswa PBSI Unika Ruteng Magang di SMAK St. Fransiskus Xaverius, Kepsek Beri Dukungan Penuh
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIKA SANTU PAULUS RUTENG
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), RD. Bonefasius Rampung, S.Fil., M.Pd., secara resmi menyerahkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2023 untuk melaksanakan Magang Integratif di SMA Swasta Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng, Senin (2/2/2026). 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Dosen Pendamping Lapangan (DPL), RD. Bonefasius Rampung, S.Fil., M.Pd., secara resmi menyerahkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2023 untuk melaksanakan Magang Integratif di SMA Swasta Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng, Senin (2/2/2026).

Sekolah tersebut merupakan lembaga pendidikan milik Keuskupan yang berada di bawah naungan Yayasan Sukma. 

Program magang ini dirancang sebagai penggabungan Magang 1 dan Magang 2 guna memberikan pengalaman lapangan yang utuh bagi mahasiswa calon guru. Kegiatan magang berlangsung mulai 2 Februari hingga 14 Maret 2026.

Sebanyak empat mahasiswa PBSI ditempatkan di SMAK St. Fransiskus Xaferius Ruteng, yakni Maria Diniarti Janur, Ariedne Elviani Kemis, Aventius Adito Warmandino, dan Mayang Nera Christiana. 

 

Baca juga: Empat Mahasiswa PBSI Unika Santu Paulus Ruteng Jalani Magang Integratif di SMK Elanus

 

 

Selama masa magang, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam praktik pembelajaran, observasi kelas, serta berbagai aktivitas sekolah lainnya dengan pendampingan guru pamong dan supervisi dosen pembimbing.

Proses penyerahan mahasiswa magang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pihak sekolah menyambut kehadiran para mahasiswa dengan antusias, khususnya kepala sekolah dan guru pamong rumpun mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Kepala SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng, RD. Earlich Hearbert, S.Fil., M.Th., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program magang integratif tersebut. 

Menurutnya, kehadiran mahasiswa magang merupakan bagian dari kerja sama pendidikan yang saling menguatkan antara perguruan tinggi dan sekolah.

“Silakan belajar bersama di sini. Sekolah ini menjadi rumah belajar, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para mahasiswa magang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah siap mendampingi mahasiswa dalam proses pembelajaran dan pengembangan profesional sebagai calon pendidik.

Sementara itu, guru pamong rumpun Bahasa Indonesia menyatakan kesiapan untuk membimbing mahasiswa, tidak hanya dalam aspek teknis pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam pembentukan sikap, kedisiplinan, serta budaya kerja guru di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, DPL RD. Bonefasius Rampung menekankan bahwa magang integratif bukan sekadar praktik mengajar, melainkan proses pembelajaran nyata di lingkungan sekolah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved