Jumat, 5 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Prodi Peternakan Unika Ruteng Peringati Hari Susu Nusantara 2026, Lakukan Program Edukatif

Program Studi Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng memperingati HSN 2026 melalui serangkaian kegiatan edukatif

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Prodi Peternakan Unika Ruteng Peringati Hari Susu Nusantara 2026, Lakukan Program Edukatif
TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIKA SANTU PAULUS RUTENG
Program Studi Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng memperingati Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 melalui serangkaian kegiatan edukatif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.  

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan di Paroki Mano adalah pelatihan pengolahan pakan fermentasi berbasis hijauan lokal bagi peternak babi. 

Pelatihan yang dipandu oleh mahasiswa semester VIII Program Studi Peternakan, Yoris Adventen, diikuti oleh 15 peternak babi dari wilayah Paroki Mano.

Kegiatan diawali dengan diskusi mengenai tantangan yang dihadapi peternak dalam pemeliharaan ternak babi. Selanjutnya peserta mengikuti praktik langsung pembuatan pakan fermentasi menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Silvester Karim, salah satu peserta pelatihan menilai metode fermentasi memberikan solusi terhadap tingginya biaya pemeliharaan ternak babi yang selama ini menjadi kendala masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan dosen dari Unika St. Paulus Ruteng karena telah memberikan pelatihan fermentasi pakan ternak babi. Setelah saya mengikuti proses pembuatannya, saya melihat bahwa metode ini tidak menyita banyak waktu dan dapat menekan biaya pemeliharaan,” ujarnya.

Menurut Silvester, selama ini masyarakat cenderung memberi makan ternak berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa memperhatikan kandungan nutrisi pakan. Melalui pelatihan tersebut, para peternak memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya kualitas pakan dalam meningkatkan produktivitas ternak.

“Segala macam daun yang bisa dimakan ternak babi ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pakan fermentasi. Ini sangat membantu kami,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan materi yang lebih luas, termasuk sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan penyakit pada ternak babi.

Edukasi Pangan Berbasis Susu bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Pada waktu yang sama, Prodi Peternakan juga menyelenggarakan pelatihan pengolahan produk pangan berbahan dasar susu yang dipandu oleh Puspita Cahya Achmadi, S.Pt., M.Pt. 

Pelatihan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi susu selama masa kehamilan dan menyusui. Selanjutnya peserta belajar mengolah berbagai menu bergizi berbahan dasar susu, seperti bubur susu jagung dan puding susu.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai cara menghadirkan makanan bergizi yang mudah dibuat, terjangkau, dan bermanfaat bagi kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak.

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Mano, Frans Aci, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pengolahan makanan untuk ibu hamil, balita, dan ibu menyusui dengan bahan dasar susu sangat baik. Ibu-ibu menjadi memahami bahwa susu dapat diolah menjadi berbagai makanan bergizi yang membantu mencegah kekurangan gizi dan stunting pada anak,” tuturnya.


Anak-anak SDI Cepi Watu Diajak Gemar Minum Susu

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved