Selasa, 9 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa Unika Ruteng Soroti Media Sosial: Antara Kemajuan dan Ancaman Karakter

Fenomena yang muncul menunjukkan bahwa tidak sedikit generasi muda yang terpengaruh oleh konten dan tren di media

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Mahasiswa Unika Ruteng Soroti Media Sosial: Antara Kemajuan dan Ancaman Karakter
TRIBUNFLORES.COM/HO-SITILIA NURHAYATI
MAHASISWA - Mahasiswi Unika Santu Paulus Ruteng, Sitilia Nurhayati. Ia menulis artikel tentang media sosial terlebih khusus menyoroti kemajuan dan ancaman karakter pengguna media sosial. 

Ringkasan Berita:
  • Media sosial bermanfaat, tetapi dapat memengaruhi penurunan karakter jika tidak digunakan dengan bijak.
  • Faktor utama adalah kurangnya kontrol diri, pengaruh tren, dan minimnya pengawasan lingkungan.
  • Pendidikan nilai dan peran keluarga serta sekolah diperlukan agar media sosial digunakan secara positif.
 
 

Oleh: Mahasiswi Unika Santu Paulus Ruteng, Sitilia Nurhayati

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Media sosial merupakan salah satu hasil perkembangan zaman yang tumbuh pesat dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern, terutama generasi muda. Kehadirannya membawa berbagai manfaat, mulai dari kemudahan berkomunikasi hingga akses informasi yang cepat. Namun di sisi lain, media sosial juga menyimpan tantangan serius terhadap pembentukan karakter penggunanya.

Fenomena yang muncul menunjukkan bahwa tidak sedikit generasi muda yang terpengaruh oleh konten dan tren di media sosial hingga melakukan tindakan demi mendapatkan perhatian atau pujian. 

Hal ini berdampak pada menurunnya nilai-nilai karakter seperti sopan santun, empati, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu gejala yang sering terlihat adalah penggunaan bahasa yang kurang sopan, rendahnya kepedulian terhadap orang lain, serta berkurangnya rasa tanggung jawab. 

 

Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Dies Natalis ke-67, Tekankan Kolaborasi dan Transformasi Karakter

 

 

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa media sosial dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi degradasi karakter generasi muda jika tidak digunakan secara bijak.

Menurut Sri Wening dalam artikel “Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai”, pendidikan nilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter individu melalui penanaman nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. 

Pandangan ini sejalan dengan pentingnya pembiasaan nilai-nilai positif sejak dini agar generasi muda mampu bersikap bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Pendidikan Adalah Fondasi Penting

Penulis sependapat bahwa karakter yang baik tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan pendidikan, pembiasaan, dan lingkungan. 

Oleh karena itu, di tengah derasnya arus media sosial, pendidikan nilai tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas karakter generasi muda.

Salah satu penyebab menurunnya karakter di era digital adalah kurangnya pengendalian diri dalam penggunaan media sosial serta lemahnya pemahaman terhadap nilai moral. 

Banyak remaja mudah terpengaruh oleh tren tanpa mempertimbangkan dampaknya. Selain itu, minimnya pengawasan dari keluarga dan lingkungan juga turut memperburuk keadaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved