Kamis, 16 April 2026

ANBK di Sikka

Hampir Seluruh Sekolah di Doreng Sikka Tidak Bisa Mengakses Internet, ANBK Terhambat

“Memang benar hampir seluruh wilayah Doreng tidak bisa mengakses internet. Sekarang peserta didik SD sedang

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Hampir Seluruh Sekolah di Doreng Sikka Tidak Bisa Mengakses Internet, ANBK Terhambat
TRIBUNFLORES.COM/HO-NONA HILDE
ANBK - Terkendala jaringan internet, sebanyak 16 siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Eha, Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT menumpang di rumah salah satu guru di wilayah Kloanglagot, Kecamatan Kewapante demi mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORE.COM, MAUMERE - Minimnya akses internet membuat sejumlah sekolah di Kabupaten Sikka, NTT kesulitan melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Camat Doreng, Servasius Ignasius Idung, mengatakan hampir seluruh wilayah di Kecamatan Doreng tidak bisa mengakses jaringan internet. Akibatnya, guru dan siswa terpaksa harus ke Kota Maumere untuk mengikuti ANBK.

“Memang benar hampir seluruh wilayah Doreng tidak bisa mengakses internet. Sekarang peserta didik SD sedang ANBK sehingga hampir semua sekolah turun ke Maumere supaya bisa mengikuti kegiatan ini dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Ia menyebut, terdapat 19 SD di Kecamatan Doreng. Namun, hanya sekitar tiga sekolah yang bisa melaksanakan ANBK di sekolah masing-masing, sementara sisanya harus mencari jaringan ke Kota Maumere.

 

Baca juga: Cari Jaringan, Siswa SDK Riangbaring di Flores Timur NTT Lewati Jalan Ekstrim 5 Km demi ANBK

 

 

“SD di Doreng ada 19, yang bisa ikut kegiatan ANBK dari sekolahnya kurang lebih ada 3 saja. Sementara yang lain cari jaringan di Maumere,” jelasnya.

Padahal, menurutnya, peralatan telekomunikasi seperti telepon seluler sudah masuk hingga ke pelosok kampung. Namun warga belum bisa sepenuhnya menikmati layanan telekomunikasi karena jangkauan jaringan Telkom masih terbatas.

“Artinya, jaringan HP masih sulit, bahkan ada wilayah yang sama sekali tidak ada sinyal. Untuk berkomunikasi warga harus mencari-cari sinyal,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Partai PSI, Felix Segon, menegaskan bahwa persoalan minimnya jaringan internet akan terus diperjuangkan.

“Ini situasi kita dan terus kita perjuangkan. Nanti kami akan terus berjuang lewat ruang yang kami miliki,” kata Felix.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved