Sabtu, 2 Mei 2026

Harga Bahan Pokok di Sikka

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Alok Maumere Jelang Natal dan Tahun Baru

Untuk komoditas bumbu dapur, cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah masing

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Alok Maumere Jelang Natal dan Tahun Baru
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/ NONA ELSY
Berbagai bahan pokok yang dijual di Pasar Alok Maumere. 

Laporan Reporter Magang TRIBUNFLORES.COM, Nona Elsy

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Alok, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terpantau mengalami kenaikan di beberapa komoditas pada Kamis  (11/12/2025).

Untuk komoditas bumbu dapur, cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah masing-masing dijual Rp 35.000 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau masih relatif terjangkau di harga Rp 5.000 per mok.

Pada komoditas lain, bawang merah dan bawang putih kating sama-sama berada di harga Rp 35.000 per kilogram. Bawang bombai dijual lebih tinggi, yakni Rp 50.000 per kilogram atau sekitar Rp 5.000 per buah.

Pada bumbu segar, sere satu ikat dihargai Rp 5.000, sedangkan kunyit berada pada harga Rp 15.000 per kilogram.

 

Baca juga: Update Harga Komoditi Terkini di Manggarai Timur, Kemiri Naik Signifikan

 

 

Di kategori sayur-sayuran, tomat dipasarkan Rp 5.000–Rp 8.000 per kilogram, bergantung pada kualitas. Kentang dan wortel dijual Rp 20.000 per kilogram, sementara ketimun dilepas Rp10.000 per kilogram. 

Komoditas seperti buncis menyentuh harga Rp 20.000 per kilogram, sawi hijau Rp 10.000 per kilogram, sedangkan sawi putih dan sawi bungkus dijual Rp 10.000 per pohon.

Petsai juga dijual Rp 10.000 per pohon, sementara kangkung tersedia dua pilihan, yakni 3 ikat Rp 10.000 atau 3 ikat Rp5.000.

Untuk sayur lainnya, kol dijual Rp 10.000 per pohon, terong satu kumpul berisi tujuh buah dibanderol Rp 10.000, dan labu kuning dihargai Rp 10.000 per buah. Pete biji dijual Rp 5.000 per gelas, sementara jagung segar dipatok Rp 10.000 per buah. Adapun harga pare (paraia) menyesuaikan ukuran dan kualitas yang tersedia di lapak pedagang.

Untuk diketahui, “Pasar Alok merupakan” sebuah pasar tradisional yang berada di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Pasar ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di Maumere, tempat masyarakat menjual hasil pertanian, ikan, kebutuhan rumah tangga hingga berbagai kebutuhan sehari-hari.

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved