Kamis, 28 Mei 2026

Nelayan Hilang di Sikka

Keluarga Nelayan Hilang di Paga Sikka Minta Bantuan Helikopter Basarnas

“Kami sudah mengupayakan semuanya, tetapi belum bisa maksimal karena kondisi laut masih bergelombang. Kami

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Keluarga Nelayan Hilang di Paga Sikka Minta Bantuan Helikopter Basarnas
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/ARNOLD WELIANTO
BERI KETERANGAN – Yusi, istri Norisius Sapa, nelayan yang hilang di Perairan Paga, Selasa (28/1/2026). 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Keluarga dua nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta bantuan helikopter dari Basarnas untuk mempercepat proses pencarian.

Permintaan tersebut disampaikan karena kondisi cuaca di laut yang masih bergelombang sehingga menyulitkan upaya pencarian menggunakan perahu nelayan dan kapal tim SAR.

“Kami sudah mengupayakan semuanya, tetapi belum bisa maksimal karena kondisi laut masih bergelombang. Kami minta bantuan helikopter supaya bisa cepat ditemukan,” kata Yusi, istri dari Norisius Sapa, salah satu nelayan yang hilang di Perairan Paga, Selasa (28/1/2026).

Permintaan bantuan helikopter itu disampaikan langsung oleh keluarga nelayan yang hilang di hadapan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi.

 

Baca juga: Wakil Bupati Sikka Temui Keluarga Nelayan yang Hilang di Perairan Paga

 

 

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Sikka segera menghubungi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Fathur Rahman, untuk menyampaikan kebutuhan helikopter guna mendukung pencarian dua nelayan yang hilang di Perairan Paga.

Namun, Kepala Kantor SAR Maumere menjelaskan bahwa saat ini seluruh armada helikopter sedang dikerahkan ke wilayah Sumatra untuk keperluan pendistribusian logistik ke lokasi terdampak banjir bandang.

“Meskipun nantinya tersedia helikopter tetap membutuhkan waktu agar bisa tiba di Kabupaten Sikka,” ujar Fathur Rahman.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan akan terus berupaya agar permintaan keluarga korban dapat terealisasi, sembari tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan segala kemampuan yang ada.

Saat ini, kedua istri dan keluarga nelayan yang hilang hanya dapat berharap agar upaya pencarian segera membuahkan hasil dan kedua korban dapat ditemukan.

Adapun identitas dua nelayan yang hilang tersebut yakni Anwar Mahmud, warga Watuwawi RT/RW 019/009, Kelurahan Paga, serta Norisius Sapa, warga Sagandona RT/RW 023/011, Kelurahan Paga, Kecamatan Paga. (awk)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved