Siswi SMP Meninggal di Sikka
Satu Terduga Diamankan, Polisi Selidiki Pelaku Lain Kematian Siswi SMP di Sikka
“Kurang dari 24 jam, Tim Polres Sikka mengamankan satu orang pria yang diduga terkait dengan kejadian tersebut
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kasi-Humas-Polres-Sikka-Ipda-Leonardus-Tunga.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Aparat Polres Sikka mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus meninggalnya STN, siswi SMP MBC Ohe, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT.
Pria tersebut diamankan pada Selasa (24/2/2026) pagi. Setelah penangkapan itu, polisi langsung melakukan pengembangan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M., mengatakan tim bergerak cepat mengungkap kasus ini.
“Kurang dari 24 jam, Tim Polres Sikka mengamankan satu orang pria yang diduga terkait dengan kejadian tersebut. Tim masih di lapangan untuk mengembangkan apakah ada terduga pelaku lain,” ujarnya.
Baca juga: Jemput LC Korban Dugaan TPPO di Maumere, Dedi Mulyadi: Semoga Mereka Dapat Suami yang Baik
Kasus ini pun memicu kecaman dari warganet. Banyak yang berharap pelaku dihukum setimpal sesuai perbuatannya.
Sebelumnya, pada Jumat (20/2/2026), korban diketahui pergi ke rumah salah satu kerabat untuk mengambil gitar miliknya yang dipinjam. Namun hingga sekitar pukul 20.00 Wita, korban belum kembali ke rumah.
Keluarga kemudian berupaya mencari ke sejumlah kerabat dan kenalan, namun tidak menemukan keberadaan korban. Laporan kehilangan pun dibuat di Polsek Kewapante. Bersama aparat kepolisian, keluarga melakukan pencarian.
Pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, keluarga kembali melakukan pencarian intensif. Informasi diperoleh dari kakak sepupu korban di Kupang bahwa korban diduga berada tidak jauh dari rumah kerabat yang meminjam gitar, tepatnya di sekitar aliran kali.
Keluarga kemudian menyisir Kali Watuwogat. Saat pencarian, mereka mencium bau menyengat dan menemukan sesosok tubuh tertutup tumpukan rerumputan, kayu, dan bambu di bawah batu. Setelah diperiksa, jasad tersebut diduga kuat adalah korban yang dilaporkan hilang sejak Jumat.
Enam anggota keluarga lainnya yang tiba di lokasi memastikan ciri-ciri korban sesuai dengan STN. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Rubit dan diteruskan ke Polsek Kewapante.
Kapolsek Kewapante bersama personel dan Tim Inafis Polres Sikka langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.
Saat ini, keluarga korban telah membuat laporan resmi di SPKT Polres Sikka. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap penyebab pasti kematian korban serta kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut. (Awk)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Polisi Pastikan 13 Korban Dugaan TPPO Eltras Pub Asal Jabar Siap Dihadirkan Kembali untuk Penyidikan |
|
|---|
| Syukuran Imlek 2026: Unipa, Kadin, KTM dan TRIBUNFLORES Bantu 68 Siswa SDI Lirikelang Sikka |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Siswi SMP di Sikka: Pergi Ambil Gitar |
|
|---|
| Advokat Minta Polres Sikka Prioritas Penegakan Hukum Kasus Dugaan TPPO 13 Warga Jawa Barat |
|
|---|
| Dramatis, Warga Evakuasi Jenazah Remaja Puteri di Rubit Sikka |
|
|---|