SMA Katolik Frateran Maumere
Juara Cerdas Cermat Informatika IFTK Ledalero, Tim Smater Maumere Buktikan Pentingnya Kerja Sama
SMA Katolik Frateran Maumere menjadi satu-satunya sekolah umum yang mampu menembus final dan menumbangkan dominasi SMK.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/sma-frateran-maumere-juara-cerdas-cermat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tim SMA Katolik Frateran Maumere berhasil meraih menyabet juara satu lomba cerdas cermat bidang informatika yang diselenggarakan Prodi Sistem Informasi, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero.
- Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara SI-FEST bertema "Transformasi Digital Melalui Sistem Informasi" yang sukses diselenggarakan pada Sabtu (16/5/2026) lalu di kampus, kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Â
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Tim SMA Katolik Frateran Maumere berhasil meraih menyabet juara satu lomba cerdas cermat bidang informatika yang diselenggarakan Prodi Sistem Informasi, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara SI-FEST bertema "Transformasi Digital Melalui Sistem Informasi" yang sukses diselenggarakan pada Sabtu (16/5/2026) lalu di kampus, kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemenangan ini terbilang luar biasa. SMA Katolik Frateran Maumere menjadi satu-satunya sekolah umum tingkat SMA yang mampu menembus babak final dan menumbangkan dominasi sekolah menengah kejuruan (SMK).
Perlombaan perdana yang diinisiasi oleh Program Studi Sistem Informasi IFTK Ledalero ini diikuti oleh tujuh sekolah di wilayah tersebut.
Baca juga: Lima Siswa SMATER Maumere Raih Juara Nasional Video TikTok, Angkat Tema "Sekolah Rumah Kedua"
Persiapan Tiga Hari di Bawah Tekanan
Anggota tim SMA Katolik Frateran Maumere, Jhesslyne Vaniessa Bosco menceritakan, timnya hanya memiliki waktu persiapan efektif selama tiga hari sebelum perlombaan dimulai.
"Kami hanya punya waktu bimbingan intensif tiga hari. Bahkan pada hari Kamis yang merupakan hari libur, kami tetap datang ke sekolah untuk bimbingan bersama guru pendamping, Pak Jon," ujar Jhesslyne kepada TRIBUNFLORES.COM, Selasa (19/5/2026).
Tekanan kian bertambah karena dua hari menjelang lomba, panitia merilis kisi-kisi materi baru yang cukup banyak.
Jhesslyne yang kini duduk di kelas XI mengaku harus bekerja keras bersama dua rekannya yang masih kelas X, yaitu Rafael Meylano Putra dan Quinnelle Marielka Wijaya. Apalagi, Jhesslyne sendiri tidak mengambil jurusan atau peminatan Informatika di sekolahnya.
"Kami harus menghafal banyak istilah baru, sistem, serta jaringan komputer dalam waktu yang sangat singkat," kata dia.
Baca juga: Odu Parera Bangga Raih 4 Penghargaan saat Wisuda Angkatan 19 SMAK Frateran Maumere
Strategi Sengit di Babak Final
Memasuki babak final, persaingan menyisakan tiga sekolah, yaitu SMA Katolik Frateran Maumere, SMK Negeri 2 Maumere, dan SMK Katolik St. Yohanes VIII Maumere.
 hesslyn mengungkapkan, pertandingan berlangsung sengit, terutama antara SMA Katolik Frateran Maumere dan SMK Katolik St. Yohanes VIII Maumere.
SMA Katolik Frateran Maumere akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan raihan 350 poin, selisih tipis 100 poin dari rival terdekatnya yang meraih 250 poin.
Kehadiran Anggota Tim yang Mahir Rakit PC
Di balik kesuksesan tersebut, Jhesslyne memuji kekompakan timnya. Ia menyebut salah satu rekannya, Rafael Meylano Putra, memiliki bakat khusus yang sangat membantu tim dalam memahami materi teknis komputer.
"Rafael itu sangat mahir di bidang ini karena biasa merakit PC (personal computer), cuma anaknya pendiam. Jadi selama lomba, dia yang memberikan jawaban ke saya atau Quinnelle untuk kami suarakan," tutur Jhesslyne.