Jumat, 12 Juni 2026

Demo di Sikka

Didemo Pedagang Pasar Alok, Bupati Sikka Diduga Melarikan Diri dari Kantor DPRD 

Peristiwa itu memicu kekecewaan para pedagang. Mereka berteriak dan menyampaikan keluhan karena tidak sempat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Didemo Pedagang Pasar Alok, Bupati Sikka Diduga Melarikan Diri dari Kantor DPRD 
Istimewa
KEJAR - Sebuah video memperlihatkan sejumlah padagang pasar Alok Maumere mengejar Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, di Kantor DPRD Sikka, Kamis 11 Juni 2026 siang. 

Ringkasan Berita:
  • Pedagang Pasar Alok mengejar Bupati Sikka di Kantor DPRD untuk menyampaikan protes terkait penertiban yang dinilai merugikan mereka.
  • Para pedagang kecewa karena tidak berhasil bertemu Bupati dan mengaku barang dagangan mereka rusak saat penertiban.
  • Bupati Sikka membantah melarikan diri dan menyatakan harus menghadiri agenda penyerahan BPJS Ketenagakerjaan bagi 11.200 pekerja desa dan kelurahan.
 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE - Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah pedagang Pasar Alok, Maumere, mengejar Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, di Kantor DPRD Sikka, Kamis (11/6/2026) siang.

Dalam video tersebut, para pedagang terlihat berusaha menemui Bupati Sikka hingga ke bagian belakang Kantor DPRD Sikka. Namun, mereka tidak berhasil bertemu karena Bupati Sikka diketahui telah meninggalkan ruang rapat melalui pintu belakang gedung DPRD.

Peristiwa itu memicu kekecewaan para pedagang. Mereka berteriak dan menyampaikan keluhan karena tidak sempat bertemu langsung dengan Bupati Sikka untuk menyampaikan aspirasi terkait penertiban pedagang di Pasar Alok.

Aksi spontan tersebut dilakukan para pedagang yang ingin menyampaikan protes atas metode penertiban yang dinilai tidak manusiawi dan menyebabkan kerusakan pada barang dagangan mereka.

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pedagang Pasar Alok Maumere Protes Penertiban Pol PP di Kantor DPRD Sikka

 

 

Salah seorang pedagang, Sisilia Lingu Soge, mengaku kecewa terhadap tindakan aparat saat melakukan penertiban di Pasar Alok. Menurutnya, sejumlah barang dagangan milik pedagang mengalami kerusakan.

Para pedagang menilai kerugian yang mereka alami cukup besar karena barang dagangan yang dibeli dengan modal puluhan juta rupiah rusak saat penertiban berlangsung.

"Barang-barang kami dibeli dengan uang puluhan juta rupiah. Belum dapat keuntungan seribu rupiah, semuanya sudah dirusak. Bupati yang perintah. Kami sudah memilih pemimpin untuk melindungi dan mengayomi, tetapi justru barang-barang kami dirusak," ujar Sisilia di depan Kantor DPRD Sikka.

Karena gagal bertemu dengan Bupati Sikka, para pedagang akhirnya mengikuti audiensi bersama DPRD Sikka dan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pedagang kembali menyampaikan kekecewaan mereka atas ketidakhadiran Bupati Sikka.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membantah tudingan bahwa dirinya melarikan diri dari para pedagang. Ia menjelaskan bahwa dirinya harus menghadiri agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.

"Saya tidak melarikan diri. Hari ini ada agenda yang sangat penting, yakni penyerahan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja dalam ekosistem desa dan kelurahan. Ada 11.200 penerima manfaat, termasuk RT, RW, kader Posyandu, dan anggota Linmas," ujarnya.

Menurut Juventus, kegiatan tersebut telah beberapa kali dijadwalkan ulang sehingga harus segera dilaksanakan. Ia juga menyebut agenda tersebut dihadiri pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved