Rabu, 22 April 2026

Berita Ngada

DPRD Ngada Turun Lapangan Awasi Kualitas Jalan Nuamuzi-Wajamala

Sorotan dan keluhan warga terkait dugaan kualitas pekerjaan jalan Nuamuzi-Wajamala mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto DPRD Ngada Turun Lapangan Awasi Kualitas Jalan Nuamuzi-Wajamala
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-DOK PRIBADI
PENGAWASAN-Anggota DPRD Ngada Benediktus Lagho saat melakukan pengawasan di lokasi proyek Jalan Nuamuzi-Wajamala, Sabtu 13 Desember 2025. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Sorotan dan keluhan warga terkait dugaan kualitas pekerjaan jalan Nuamuzi-Wajamala mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Ngada.

Menjalankan fungsi pengawasan, Anggota DPRD Ngada Benediktus Lagho turun langsung ke lapangan untuk mengecek proyek peningkatan ruas jalan tersebut agar dikerjakan sesuai standar dan tidak merugikan masyarakat.

Pekerjaan peningkatan jalan dengan jenis Hot Rolled Sheet (HRS) milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ngada itu sebelumnya ramai disorot publik. Sejumlah warga mengeluhkan kondisi pekerjaan yang dinilai tidak berkualitas dan mudah rusak, bahkan keluhan tersebut beredar luas melalui media sosial.

Baca juga: Exotic Komodo Labuan Bajo Toko Suvenir, Koleksi Lengkap dan Otentik

 

Menanggapi kondisi itu, Benediktus Lagho menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab DPRD dalam mengawal penggunaan anggaran daerah. Ia memastikan setiap proyek yang menggunakan uang rakyat harus dikerjakan secara profesional dan akuntabel.

“Setelah menerima laporan dan informasi dari masyarakat, saya langsung turun ke lokasi untuk memastikan pekerjaan ini berjalan dengan baik dan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Benediktus Lagho kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu (14/12/2025).

Ia memberikan tekanan etik kepada pihak kontraktor, agar tidak sekadar mengejar target penyelesaian proyek, tetapi benar-benar memperhatikan kualitas pekerjaan, terlebih ruas jalan tersebut berada di wilayah rawan banjir.

“Ini bukan hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi soal tanggung jawab moral. Sehingga kontraktor wajib bekerja jujur, profesional, dan bertanggung jawab secara etik,” tegasnya.

Lagho menambahkan, DPRD tidak akan menutup mata apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Ia menegaskan, pengawasan lapangan akan terus dilakukan dan hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti.

“Kami di DPRD akan mengawal pekerjaan ini. Jika ada yang tidak sesuai, tentu akan kami sampaikan secara terbuka agar segera diperbaiki,” katanya.

Menurut Lagho, ruas jalan Nuamuzi–Wajamala memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sebagai jalur utama pengangkutan hasil pertanian dan sentra hortikultura yang selama ini menjadi andalan warga setempat.

“Jalur ini sangat penting dan sejak lama saya perjuangkan di DPRD. Potensi wilayah ini besar, sehingga harus didukung dengan infrastruktur yang layak dan berkualitas,” ujarnya.

Diketahui, peningkatan jalan segmentasi Nuamuzi–Wajamala merupakan salah satu paket pekerjaan konstruksi Pemerintah Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025. Proyek tersebut memiliki pagu anggaran lebih dari Rp1,9 miliar lebih  dan dikerjakan oleh CV Pelangi Indah yang beralamat di Bajawa.

Dengan pengawasan DPRD, diharapkan pekerjaan jalan tersebut dapat selesai tepat waktu, berkualitas, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat. (Cha)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved