Minggu, 7 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

STIPER Flores Bajawa Siapkan Alumni Tembus Pasar Kerja Jepang

Program ini merupakan tindak lanjut MoU  antara STIPER Flores Bajawa dan Lembaga Duta Mandiri dalam menyiapkan

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto STIPER Flores Bajawa Siapkan Alumni Tembus Pasar Kerja Jepang
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
SOSIALISASI - Alumni STIPER Flores Bajawa usai mengikuti pertemuan bersama jajaran pimpinan, Sabtu 21 Februari 2026. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar 

TRIBUNFLORES.COM,BAJAWA - Langkah progresif kembali ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER Flores Bajawa). Perguruan tinggi ini tidak hanya mencetak lulusan di bidang pertanian dan peternakan, tetapi juga secara aktif membuka jalan bagi alumni untuk bekerja di Jepang.

Program ini merupakan tindak lanjut MoU  antara STIPER Flores Bajawa dan Lembaga Duta Mandiri dalam menyiapkan tenaga kerja profesional yang siap bersaing di level internasional. Jepang menjadi salah satu negara tujuan karena kebutuhan tenaga kerja di sektor pertanian dan peternakan terus meningkat.

Ketua STIPER Flores Bajawa, Dr. Nicolus Noywuli, dalam pertemuan bersama alumni di Kampus C Turekisa menegaskan bahwa sosialisasi peluang kerja luar negeri merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi.

Menurutnya, keberangkatan ke Jepang tidak dilakukan secara instan. Para alumni harus melewati tahapan persiapan matang, mulai dari kesiapan mental, administrasi, hingga penguasaan bahasa Jepang.

 

Baca juga: Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Latih Warga Inegena Olah Pakan Ternak Mandiri

 

 

Selama 4–6 bulan, peserta akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang secara gratis di BLUT yang difasilitasi oleh Duta Mandiri. Setelah itu, mereka akan menjalani seleksi. Alumni yang dinilai cepat memahami materi dan memenuhi standar kompetensi akan diberangkatkan lebih awal.

“Yang utama adalah kesiapan berbahasa Jepang. Setelah lolos seleksi, mereka siap berangkat,” tegasnya.

Ketua LPMmai STIPER Flores Bajawa, Dr. Rofinus Neto Wuli, menyebut program ini sebagai bukti kepedulian kampus terhadap masa depan mahasiswa.

Menurutnya, kampus tidak boleh berhenti pada seremoni wisuda. Perguruan tinggi harus memastikan lulusan benar-benar terserap di dunia kerja.

“Ini kesempatan luar biasa. Kampus hadir bukan hanya melahirkan sarjana, tetapi memastikan mereka diterima dengan baik di dunia kerja,” ujarnya.

Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi calon tenaga kerja antara lain: Sarjana atau alumni STIPER Flores Bajawa, Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Jepang, Lulus seleksi kompetensi, Memiliki disiplin, daya saing, dan etos kerja tinggi.

Bidang pekerjaan yang ditawarkan di Jepang meliputi sektor pertanian dan peternakan, dua bidang yang selaras dengan kompetensi lulusan STIPER.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved