Minggu, 7 Juni 2026

Nobar Film Pesta Babi

Nobar Film “Pesta Babi” oleh Komunitas Baca Isi Langa di Ngada, Dibatalkan Setelah Didatangi TNI

Pemutaran film tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada Jumat (15/05/2026) pukul 20.00 WITA di Rumah Baca Langa.

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Nobar Film “Pesta Babi” oleh Komunitas Baca Isi Langa di Ngada, Dibatalkan Setelah Didatangi TNI
TRIBUNFLORES.COM / HO-MERTIN LUSI
BERDISKUSI - Dua anggota Babinsa Kodim 1625 Ngada saat mendatangi rumah Mertin Lusi di Langa, Desa Bomari, Kecamatan Bajawa, Kamis (14/05/2026) pukul 20.30 WITA. Mereka meminta agar Nobar itu dibatalkan. 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan nobar film dokumenter “Pesta Babi” oleh Komunitas Rumah Baca Isi Langa dan IdeKraf di Bajawa dibatalkan setelah didatangi dua anggota Babinsa Kodim 1625 Ngada.
  • Pihak Babinsa meminta kegiatan tidak dilanjutkan dengan alasan film dinilai berpotensi provokatif dan dapat menimbulkan perpecahan, sehingga penyelenggara memilih membatalkan acara demi menjaga kondusivitas.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi” yang digelar oleh Rumah Baca Isi Langa dan Ide Kreatif Bajawa dibatalkan setelah didatangi dua anggota Babinsa Kodim 1625 Ngada. 

Pemutaran film tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada Jumat (15/05/2026) pukul 20.00 WITA di Rumah Baca Langa.

Sebelum pemutaran film dimulai, dua anggota Babinsa Kodim 1625 Ngada mendatangi rumah Mertin Lusi selaku penanggung jawab kegiatan.

Kedua anggota tersebut datang sekitar pukul 20.30 WITA dengan pakaian bebas dan meminta agar kegiatan nobar tidak dilaksanakan melalui pendekatan secara kekeluargaan.

Baca juga: Misa Inkulturasi Awali Pesta Adat Reba Langa 2026 di Bajawa Ngada

Batalkan Nobar

Mertin Lusi, pendiri Komunitas Rumah Baca Isi Langa,  mengatakan bahwa pihaknya akhirnya memutuskan untuk membatalkan kegiatan nonton bareng dan diskusi film yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam.

Ia menjelaskan berdasarkan penyampaian anggota Kodim 1625 Ngada, film tersebut dinilai tidak diperbolehkan untuk ditonton karena dianggap bersifat provokatif dan berpotensi memicu perpecahan bangsa.

"Mereka berdua menyampaikan bahwa film Pesta Babi tidak diperbolehkan untuk ditonton. Hal ini atas perintah atasan dengan alasan bahwa film tersebut bersifat provokatif dan dapat memicu perpecahan bangsa,” ujar Mertin kepada TRIBUNFLORES.COM, Kamis (14/5/2026) malam.

Kedua Babinsa tersebut juga menyampaikan akan ada tim lain yang turun apabila pemutaran film tetap dilaksanakan.

"Mereka juga menyampaikan bahwa malam ini disampaikan secara kekeluargaan, dan apabila besok tetap dilaksanakan, akan ada tim lain yang turun,"ujar Mertin Lusi.

Demi menjaga kenyamanan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Mertin menyatakan bahwa pihak penyelenggara akhirnya membatalkan pemutaran film tersebut.

Baca juga: Kisah Petrus Djawa Suri ‘Zamrud Langa’ dalam Buku "Mengabdi Tanpa Batas pada Kebaikan" Diluncurkan

"Untuk menjaga situasi yang tidak diinginkan, mohon maaf, kami tiadakan dulu kegiatan besok,"ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1625 Ngada, Letkol Inf. Imam Subekti, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari munculnya persepsi negatif di tengah masyarakat.

"Ini pencegahan dan antisipasi untuk menjaga kondusivitas wilayah sehingga tidak menimbulkan hal-hal negatif di kalangan penonton,"ujarnya.

Ia menyampaikan pihaknya mengimbau agar kegiatan nobar film Pesta Babi ditiadakan. Menurutnya, meskipun belum ada instruksi resmi, imbauan tersebut diberikan untuk menghindari munculnya multitafsir di tengah masyarakat.

“Kami diimbau dari atas untuk tidak mengadakan nobar. Dalam nobar biasanya ada diskusi, dan kami mengantisipasi hal tersebut agar tidak berkembang ke arah yang tidak diinginkan,"pungkas Letkol Imam.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved