Kebakaran di Bajawa
Kantor Golkar Ngada Hangus Dilalap Api, Dokumen Partai Puluhan Tahun Jadi Abu
tor DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ngada turut hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di Kisanata
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kantor-Golkar-Ngada-di-Bajawa.jpg)
Ringkasan Berita:tor DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ngada turut hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 03.05 Wita.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Kantor DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ngada turut hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 03.05 Wita.
Tidak ada satu pun aset yang berhasil diselamatkan dari kantor yang selama puluhan tahun menjadi saksi perjalanan politik Partai Golkar di Kabupaten Ngada tersebut. Seluruh bangunan beserta dokumen-dokumen kepartaian ludes terbakar dan hanya menyisakan puing-puing.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Ngada yang juga Ketua DPRD Ngada, Romi Juji, menjadi saksi mata peristiwa kebakaran yang melahap rumah warga, bangunan MIS Al-Quraba, hingga menjalar ke Kantor Golkar Ngada.
Bahkan suasana panik sempat menyelimuti kawasan tersebut ketika kobaran api nyaris merambat ke Rumah Jabatan Ketua DPRD Ngada yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS:Kebakaran di Bajawa, 2 Rumah, Perpustakaan hingga Kantor Golkar Ngada Ludes
Romi Juji menuturkan, sekitar pukul 02.00 Wita dirinya terbangun dari tidur dan melanjutkan aktivitas di dalam kamar Rumah Jabatan. Menjelang pukul 03.00 Wita, ia mendengar teriakan minta tolong dari arah belakang rumah jabatan.
"Saya mendekati sumber suara dan melihat api sudah membesar di kawasan perumahan dekat kompleks SD. Api terlihat cukup besar dan terus meluas," ujar Romi Juji saat ditemui TRIBUNFLORES.COM di Rumah Jabatan Ketua DPRD Ngada, Kamis pagi.
Melihat kondisi tersebut, Romi segera berteriak meminta pertolongan sambil membangunkan penghuni rumah jabatan. Ia juga berupaya menyelamatkan sejumlah barang serta memindahkan kendaraan dari garasi ke lokasi yang lebih aman.
Selain itu, ia menghubungi Wakil Bupati Ngada untuk membantu mengoordinasikan kedatangan armada pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan fokus awal di area kompleks sekolah.
Namun, kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan perpustakaan yang berada tepat di belakang Kantor Golkar. Bangunan perpustakaan yang sebagian besar berbahan kayu dan dipenuhi buku membuat api semakin cepat membesar.
"Dalam waktu singkat api menjalar ke Kantor Golkar dan menghanguskan seluruh atap serta isi kantor. Tidak ada yang berhasil diselamatkan," kata Romi.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Setelah hampir tiga jam berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.30 Wita. Warga kemudian mulai berdatangan untuk melihat langsung lokasi kebakaran yang telah porak-poranda.
Saat ini, seluruh area yang terdampak kebakaran telah dipasang garis polisi. Aparat kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk perangkat CCTV dari lingkungan sekolah untuk kepentingan penyelidikan.
"Semua dokumen kepartaian hangus terbakar. Yang tersisa hanya puing-puing bangunan," ujar Romi.
Menurutnya, kebakaran tersebut terjadi begitu cepat hingga melahap sejumlah bangunan di kompleks MIS Al-Quraba Bajawa dan Kantor Golkar Ngada.
Atas peristiwa tersebut, Romi Juji meminta pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di masa mendatang.
"Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama. Perlu adanya mitigasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebencanaan, khususnya kebakaran. Sosialisasi harus terus dilakukan," tegasnya.
Ia juga mendorong pemerintah untuk menambah ketersediaan armada dan peralatan pemadam kebakaran yang memadai.
"Kita di Ngada cukup sering menghadapi kasus kebakaran. Karena itu kesiapsiagaan armada dan perlengkapan pemadam perlu ditingkatkan agar penanganan bisa lebih cepat dan maksimal," tambahnya.
Selain itu, Romi mengusulkan adanya skema perlindungan atau asuransi bagi fasilitas umum maupun rumah warga guna mengurangi dampak kerugian akibat bencana kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kebakaran. Aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.(Cha).
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.