Berita Ngada
Pemkab Ngada Akan Distribusikan Guru Negeri ke Sekolah Swasta
Bupati Ngada, Raymundus Bena, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemerataan tenaga pengajar
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Ngada-Raymundus-Bena-saat-kelompok-tani-yang.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Ngada akan mendistribusikan guru negeri ke sekolah swasta yang kekurangan tenaga pendidik untuk pemerataan layanan pendidikan.
- Bupati Raymundus Bena meminta pemetaan kebutuhan guru karena masih terdapat sekolah dengan rasio guru dan murid yang tidak seimbang.
- Selain penataan guru, Pemkab Ngada juga meningkatkan kualitas pendidikan melalui beasiswa, kerja sama perguruan tinggi, dan bantuan seragam sekolah gratis.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Pemerintah Kabupaten Ngada terus mendorong pemerataan mutu pendidikan melalui kebijakan pendistribusian guru negeri ke sekolah-sekolah swasta yang mengalami kekurangan tenaga pendidik.
Bupati Ngada, Raymundus Bena, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemerataan tenaga pengajar antara sekolah negeri dan sekolah swasta di seluruh wilayah Kabupaten Ngada.
Menurutnya, selama ini terdapat aspirasi masyarakat yang menilai penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih terkonsentrasi di sekolah negeri, sementara sejumlah sekolah swasta masih mengalami kekurangan guru.
"Ada suara dari bawah yang menilai tenaga PPPK terkesan menumpuk di sekolah negeri. Karena itu saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan BKSDM untuk memetakan kebutuhan guru. Jika ada sekolah swasta yang tidak memiliki guru sama sekali atau mengalami kekurangan guru, maka akan kita isi," ujar Raymundus Bena.
Baca juga: Tani Merdeka Dorong Bank Data Pertanian, Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menerima petani dalam acara penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian RI di Kantor Bupati Ngada, Selasa (9/6/2026).
Dilakukan Secara Proposional
Bupati menjelaskan, pemerintah daerah saat ini sedang melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik agar distribusi guru dapat dilakukan secara proporsional sesuai kebutuhan setiap sekolah.
"Data yang ada di meja saya menunjukkan sekitar 160 guru sedang dalam proses penataan. Saat ini masih terdapat sekolah yang rasio jumlah guru dan muridnya tidak seimbang," katanya.
Selain fokus pada pemerataan tenaga pendidik, Pemerintah Kabupaten Ngada juga terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Di antaranya melalui pemberian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Daerah, kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, serta program bantuan seragam sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Raymundus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan dukungan melalui program revitalisasi sejumlah gedung sekolah di Kabupaten Ngada.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada pemerataan tenaga pendidik yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ngada secara resmi menerima bantuan Alsintan pra panen dari Kementerian Pertanian RI yang disalurkan melalui Tani Merdeka Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, di halaman Kantor Bupati Ngada.(Cha).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Tani Merdeka Dorong Bank Data Pertanian, Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen |
|
|---|
| 32 Siswa SMKN 1 Ende PKL Enam Bulan di Kabupaten Ngada Diterima Plh Sekda |
|
|---|
| SAKSI KATA: Rumah Terbakar di Ngada, Ramsi Abas: Saya Tidak Pikir Apa-apa, Hanya Anak Saya |
|
|---|
| Kantor Golkar Ngada Hangus Dilalap Api, Dokumen Partai Puluhan Tahun Jadi Abu |
|
|---|
| Wabup Ngada Buka Turnamen Voli Lansia, Dorong Pola Hidup Sehat Sejak Dini |
|
|---|